Meski Pandemi, Dishub PPU Optimis 7 Miliar PAD di 2020

0
623

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Kendati Pandemi Covid-19, retribusi pelabuhan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),Kalimantan Timur, diyakini mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 7 Miliar pada tahun 2020 ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten PPU Ahmad, Senin (13/07/2020) saat dijumpai HARIANPPU mengatakan, jumlah tersebut diyakini tercapai berdasarkan hasil evaluasi potensi PAD yang dilakukan Dinas Perhubungan dalam 2 triwulan terakhir.

“Kami optimistis akan mencapai target 7 Miliar di bulan Desember 2020 mendatang, bahkan lebih. Karena, dua triwulan ini kita sudah mencapai Rp 4 Milliar lebih,” kata Ahmad.

Lanjut Ahmad membeberkan, sebelum ia menjabat di bulan Juli 2019 sebagai Kepala Dishub PPU, PAD khususnya retribusi di UPT Pelabuhan Buluminung hanya sekitar Rp 2,239 Miliar ditahun 2018 dan di tahun 2019 meningkat menjadi Rp 4,994 Miliar.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Sekretaris Daerah Tohar atas bimbingannya untuk meningkatkan PAD di PPU serta teman-teman dilapangan yang selalu kita genjot untuk meningkatkan pengawasan di lapangan,” lanjutnya.

Dikatakan Ahmad, perubahan retribusi khususnya meningkat pasalnya di Pelabuhan Buluminung biaya retribusi yang biasnya Rp 12.000 /ton meningkat menjadi Rp 20.000 /ton. Bahkan untuk tahun ini ada Perda yang bukan hanya retribusi barang keluar tetapi yang masukpun akan dikenakan retribusi.

“Terkait retribusi masuk, saat ini masih dalam kajian, Insya Allah dalam waktu dekat akan kami terapkan sehingga PAD khususnya retribusi pelabuhan bisa meningkat lagi,” bebernya.

Selain itu Ahmad berharap kedepan agar Perda terkait retribusi segera diberlakukan agar setiap barang masuk bisa dikenakan retribusi bukan hanya barang yang keluar.

“Kedepan setiap barang yang masuk ataupun yang dibongkar dipelabuhan akan dikenakan retribusi, jangan hanya yang keluar saja, apa saja yang diturunkan dipelabuhan Buluminung harus ada retribusinya, karena bisa naik sampai dua kali lipat untuk PAD kita,” tambahnya.

Pada kesempatan ini pula, Ahmad menerangkan, penggalian potensi peningkatan PAD adalah upaya untuk meningkatkan infrastruktur.

Menurutnya, penggalian potensi peningkatan PAD harus lebih dimaksimalkan lagi untuk membangun PPU yang lebih baik.

“Semakin besar pemasukan daerah, akan semakin baik untuk membuat satu wilayah lebih berkembang. Begitu juga PPU,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here