Update Covid-19 di PPU: 1 Pasien Sembuh, Positif Tambah 1 Orang

0
1101

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Ada kabar duka dan gembira pada update Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Jumlah kasus positif bertambah 1 orang Sementara kabar baiknya satu pasien dilaporkan sembuh.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM), Selasa (28/04/2020) mengatakan bahwa satu pasien bernama Ahmad Banani dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan Real Time PCR sebanyak 2 kali pada tanggal 14 dan 15 April 2020, dengan hasil negatif serta hasil pemeriksaan klinis yang dilakukan oleh dokter penanggungjawab, menyatakan kondisi yang bersangkutan sudah sangat baik dan tidak menunjukan gejala.

“Hasil rontgennya juga menunjukan tidak ada gambaran pneumonia. Semoga hal ini menjadi awal kesembuhan bagi pasien positif Covid-19 lainnya,” kata AGM.

Dikatakan AGM bahwa hari ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 1. Ini merupakan pasien ke 15 dimana yang bersangkutan melakukan kontak erat dengan Pasien 06, 07 dan 11 dari Kluster Gowa di Kecamatan Babulu. Jenis kelamin Perempuan, usia 22 tahun, dari Desa Labangka, Pasien 15 ini memiliki seorang bayi berusia 14 hari dan pihaknya telah melakukan swab kepada bayi tersebut dengan hasil negatif.

“Kita doakan semoga bayi tersebut tetap sehat dan senantiasa dalam kondisi stabil. Dengan demikian kasus PDP yang terkonfirmasi positif masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan sebanyak 14 orang. Tentu kita semua berharap keseluruhan PDP positif tersebut segera sembuh dan pulih seperti sedia kala serta dapat diterima kembali ditengah masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu AGM kembali mengingatkan kepada warga masyarakat Kabupaten PPU untuk mematuhi anjuran Pemerintah, bagi yang merasakan adanya keluhan sakit, agar segera menghubungi petugas kesehatan terdekat, sampaikan dengan jujur apa yang dirasakan, pernah kontak erat dengan siapa saja, atau pernah berkunjung ke daerah mana saja, sehingga petugas kesehatan kita dapat melakukan diagnose dengan tepat, selain itu, hal tersebut dapat melindungi petugas kesehatan dari terpaparnya virus covid-19 ini.

“Sebagaimana yang pernah kita lihat dan kita baca, baik di media elektronik atau di media social lainnya, ada petugas kesehatan yang terpapar virus covid-19 hanya karena pasien tidak jujur, bisa kita bayangkan berapa banyak orang yang akan terpapar kemudian, bahkan keluarga petugas kesehatan yang ada di rumah pun pada akhirnya akan ikut terpapar,” bebernya.

“Kalau petugas kesehatan yang terpapar, tentu akan sangat sulit bagi kita untuk melakukan perawatan bagi pasien lainnya, oleh karena itu, kejujuran dari pasien yang berobat ke Puskesmas ataupun ke Rumah Sakit sangat kita harapkan,” pungkas AGM.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here