Tak Ikut Membantu Penanganan Covid-19, AGM Bakal Mengevaluasi 10 Perusahaan Ternama Di PPU

0
3386

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Entah Tak menyadari atau memang minimnya kesadaran sejumlah Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkait keikutsertaan dalam membantu penangan Virus Corona atau Covid-19.

Kini 10 rentetan nama besar perusahaan yang beroperasi di Benuo Taka, masuk dalam daftar yang akan dilakukan evaluasi.

Dimana melalui Kapala Bagian Ekonomi, Sekretariat Kabupaten PPU, Durajat mengatakan, pasca pertemuan Pemerintah daerah dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di PPU sebanyak 10 Perusahaan Besar belum berpartisipasi dalam penanganan Virus Corona atau Covid-19 di Wilayah Kabupaten PPU.

10 Perusahaan besar yang belum memenuhi kewajibanya tersebut diantaranya PT. Fajar Surya Swadaya, PT. AMPR, PT. GMK, PT. Arga Bareksa Indonesia, PT. KJM, PT. MHB/MHL, PT. Agroindomas, PT. Waskita Realty, PT. Waskita Beton Precast dan PT. KMS.

“Bupati kita (Abdul Gafur Mas’ud, Red) sudah meminta data-data perusahaan yang tidak mau berperan dalam kondisi pandemik saat ini, padahal ini sifatnya wajib, Bupati sudah menyampaikan kepada pihak perusahaan sudah mengetahui. Tentu akan ada evaluasi kepada perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya tersebut,” papar Durajat.

Lanjut Durajat, saat ini baru ada 8 perusahaan maupun masyarakat yang sudah berpartisipasi dan telah mengumpulkan dana, dengan total Rp 922.733.000 melalui rekening giro Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Sampai hari ini kita telah menerima Rp 922.733.000 dari perusahaan yang ada. Ini masih sangat jauh dari target kita. Target kita 3-5 Milliar,” bebernya.

Adapun data perusahaan yang telah memenuhi kewajibannya diantaranya PHKT Rp 450.000.000, PT. BFI Rp 150.000.000, PT. BWL Rp 125.000.000, PT. Astra Argo Lestari Rp 50.000.000, PT. Sumber Bunga Sawit Lestari Rp 50.000.000, PT. Rabbani Coorporindo Rp 50.000.000, PT. Pelabuhan Penajam Benuo Taka Eatskal Rp 25.000.000, PT. Itci Hutani Manunggal Rp. 20.000.000 dan Masyarakat Rp 2.733.000.

“Sebenarnya  perusahaan yang kita undang saat rapat Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 ada 33 perusahaan, tetapi yang menyumbang itu baru 8 perusahaan dan satu perwakilan masyarakat,” bebernya.

“Dana yang dihimpun akan diserahkan kepada Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19. Dana itu bisa digunakan untuk Alat Pelindung Diri (APD) atau kegiatan penunjang lainya,” pungkas Durajat.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here