Corona PPU Dekati Zona Merah, AGM: Akan Ada Tindakan Tegas

0
872

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Lantaran sudah terdata 14 orang warganya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten PPU akan mengajukan kepada pemerintah pusat terkait Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bahkan hingga berencana melakukan Lockdown diwilayahnya.

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) Senin, (20/04/2020) mengatakan sebagai peningkatan terputusnya virus corona seharusnya di Lockdown tetapi Lockdown itu merupakan keputusan pemerintah pusat. Saat ini yang hanya bisa dilakukan yaitu pemesanan alat-alat Disinfektan.

“Kami akan mengajukan Pembatasan sosial berskala besar ke Pemerintah pusat, hal ini dikarenakan di wilayah kita terus terjadi peningkatan warga yang terkonfirmasi positif corona apalagi PPU sudah mendekati Zona Merah,” ucapnya.

“Selain itu, hari ini (20/04/2020, Red) alat-alat Disinfektan Insya Allah datang dan akan kami pasang dipelabuhan-pelabuhan termasuk di seluruh perbatasan baik itu di Kecamatan Babulu dan Kecamatan Sepaku yang merupakan pintu masuk ke PPU. Bukan hanya untuk manusia tetapi alat Disinfektan tersebut untuk kendaraan baik itu mobil maupun motor,” lanjut AGM.

AGM juga menambahkan garda terdepan yang bisa memutus mata rantai virus Corona atau Covid-19 bukanlah pemerintah, dokter ataupun tenaga medis tetapi masyarakat itu sendiri. Bersama instansi terkait dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengawasan tempat-tempat ibadah, pasar dan tempat-tempat yang biasanya ramai dikunjungi.

“Masyarakat kita saat ini masih banyak tidak menuruti atau menjalankan himbauan pemerintah, jika ini terus terjadi peningkatan positif corona di PPU tentu akan bertambah,” kata AGM.

Lanjut dikatakan AGM, apapun yang telah dilakukan pemerintah jika tidak dijalankan oleh masyarakat maka berapapun anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah tidak akan ada gunanya karena penyebaran virus ini sangat cepat dari orang-orang yang terjangkit dan tidak kasat mata.

”Dalam waktu dekat ini kita akan bertindak tegas berkerjasama dengan TNI/Polri karena masih banyak masyarakat tidak mengikuti himbauan pemerintah dan semoga saja tidak seperti Polisi India,” tegas AGM.

“Kita menunggu arahan pemerintah pusat, kami sebenarnya ingin menutup semua tapi tentu ada positif dan negatifnya. Positif nya Insya Allah kita bisa memutus mata rantai virus Corona secara langsung dan negatifnya perekonomian di PPU akan turun dratis karena keluar masuk kebutuhan masyarakat tentu akan terhambat,” bebernya.

Dan dikonfirmasi terkait pembagian sembako ke masyarakat, AGM menyatakan sudah berjalan lancar dan hampir merata.

“Untuk sembako wajib dibagikan dan saat ini sudah 90 persen didistribusikan kepada masyarakat, ini tetap berjalan dan Insya Allah 1-2 hari kedepan sudah selesai didistribusikan, semua masyarakat wajib mendapatkannya, ” pungkasnya

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here