DPD PAN PPU Bagikan Sembako dan Masker di Jalan

0
711

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Ditengah wabah Virus Corona atau Covid-19 yang terus menghantui warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) setiap saat, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kab. PPU menujukan kepeduliannya dengan terjuan langsung ke Masyarakat untuk membagikan masker dan sembako, Senin (13/04/2020).

Ketua DPD PAN Kab. PPU Zainal Arifin yang juga merupakan Anggota Komisi III, DPDR Kab. PPU ini saat dijumapi Harian PPU mengatakan, ditengah pandemik yang terjadi saat ini pihaknya masih terus bekerja untuk hadir di masyarakat dengan membagikan langsung sebanyak 2000 Masker di area kecamatan Penajam .

Selain Masker pihaknya juga membagikan 200 paket sembako langsung ke masyarakat yang telah pihaknya lakukan pendataan sejak pandemic ini mulai terjadi.

“Ditengah Pandemik yang terjadi, kami selalu berusaha hadir untuk membantu masyarakat. Walaupun nilai dari bantuan yang kami berikan tidak seberapa besar. Tapi ini wujud kepedulian kami atas penanggulangan Covid-19, dan bentuk perhatian kami kepada masyarakat di Benuo Taka,” ujar Zainal.

Lanjut Zainal Arifin juga menghimau kepada masyarakat, agar ikut terlibat langsung dalam membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid 19 ini, dengan tetap berada di rumah dan selalu mengunakan masker saat berada di luar rumah.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, tolong ikut membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, dengan selalu memakai masker dan tetap di rumah saja. Dan marih sama-sama kita berdoa semoga pandemic ini cepat kita lewati bersama,” ungkapnya.

Sementara itu Sekjen DPD PAN Kab. PPU, Pamuji Rahmat yang ikut mendampingi juga menuturkan hal yang senada. Hanya saja Pamuji mengungkapkan, agar masrakat Benuo Taka untuk tetap waspada ditengah pandemik yang terjadi namun jangan panik.

Dimana bila memang mengalami sakit flu atau sebagainya lakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat atau ke rumah sakit.
Selain itu dirinya juga berharap agar masyarakat bisa koperatif membantu pemerintah dan jangan takut di cap sebagai ODP dan sebaliknya masyarakat juga tak boleh mengucilkan mereka yang masuk dalam daftar ODP.

“Waspada boleh tapi jangan panik. Sama-sama kita pasti bias lewati pandemic ini,” ucapnya.

“Dan jangan takut untuk memeriksakan diri, karena ODP bukan merupakan hal yang salah. Dan sebaliknya msayarakat luas juga jangan mengucilkan sodara kita yang terkena ODP,” tutupnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here