PHKT Serahkan Mesin Jahit Kepada Kelompok Penjahit Wanita PPU

0
548

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) yang didukung PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai Induk Perusahaan, kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasinya, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

PHKTkembali menyalurkan bantuan CSR untuk pengembangan masyarakat di bidang kewirausahaan, sesuai misi CSR PHKT DOBS (Daerah Operasi Bagian Selatan) untuk mendorong pengembangan kelompok usaha lokal yang ada di masyarakat.

Melalui CSR Tersebut PHKT menyalurkan bantuan Mesin Jahit Bagi 3 Kelompok Penjahit Wanita di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Bantuan CSR yang telah diserahkan tersebut berupa pemberian 35-unit mesin jahit, 25-unit mesin obras, dan satu buah mesin border, yang disalurkan bagi Kelompok Penjahit Wanita di 3 lokasi di Kecamatan Penajam yaitu Kelurahan Lawe-Lawe, Desa Girimukti, dan Kelurahan Saloloang , Jumat (27/03/2020) lalu.

Manager Relations PHKT, Tommy Sibuea kepada Harian PPU menyampaikan bahwa program bantuan CSR kepada 3 Kelompok Penjahit Wanita di PPU ini merupakan bentuk kepedulian PHKT dengan masyarakat sekitar serta bentuk partisipasi PHKT dalam mendukung Program Pemerintah Kabupaten PPU untuk meningkatkan Kewirausahaan
dan Pemberdayaan Perempuan di PPU.

”Sinergitas program dengan Pemerintah diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi program CSR PHKT. Kami berharap untuk dapat selalu berkordinasi dengan baik dengan semua pihak yang terlibat dan peduli terhadap peningkatan
kesejahteraan masyarakat sehingga program ini akan berdampak signifikan dan langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi Syaifudin juga mendorong KKKS di Kalimantan dan Sulawesi termasuk PHKT untuk melaksanakan program CSR, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan kepedulian kepada masyarakat sekitar demi dukungan dan kelancaran pemenuhan kebutuhan energi di Indonesia.

“Terima kasih kepada PHKT yang melaksanakan program CSR secara berkelanjutan di wilayah operasinya, semoga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mampu memaksimalkan sinergitas
antara pemerintah, masyarakat dan perusahaan yang pada akhirnya mendukung pemenuhan energi di Indonesia” terang Syaifudin.

Hamidah dari Desa Girimukti sebagai salah satu penjahit penerima manfaat CSR ini menyampaikan rasa terima kasih yang besar pada PHKT dan berharap dapat memanfaatkan Mesin Jahit bantuan tersebut dengan baik sehingga dapat terus mengembangkan usahanya.

“Kami sampaikan apresiasi yang
besar untuk PHKT atas kontribusi CSR berupa mesin jahit untuk Kelompok Penjahit Wanita di tiga kelurahan/desa kecamatan Penajam, sehingga diharapkan nantinya para beneficiaries/penerima manfaat tersebut dapat memanfaatkan bantuan secara
maksimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.” ungkapnya.

Dan untuk diketahui Kelompok Penjahit Wanita di Kabupaten PPU ini sebelumnya telah dibekali dengan pelatihan menjahit bersertifikat yang diselenggarakan oleh Pemerintah kabupaten PPU, namun masih terkendala terbatasnya fasilitas peralatan dan sarana menjahit,sehingga PHKT kemudian berinisiatif untuk menyalurkan program CSR untuk memberikan fasilitas berupa peralatan menjahit kepada 3 (tiga) Kelompok Penjahit Wanita tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah setempat dalam Program Kewirausahaan dan Pemberdayaan Perempuan Pemkab PPU.

 

Sumber :Wid/PHKT

Editor   : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here