DPRD PPU Akui Penanganan Covid-19 Perlu jadi Prioritas

0
151

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara Jon Kenedi saat ditemui, Jumat, (20/3/2020) menyatakan penaggulangan COVID-19 perlu menjadi prioritas. Pasalnya diakui Jon kondisi saat ini cukup mengkhawatirkan, sehingga perlu ada penanganan pencegahan secara serius.

Oleh sebab itu diungkapkan Jon, pihaknya menyetujui permintaan Pemkab PPU untuk menyediakan anggaran sebagai upaya menghadapi mewabahnya COVID-19, sebesar Rp5,9 miliar.

“Atas temuan pasien suspect atau terindikasi terinfeksi COVID-19 di wilayah Kalimantan Timur, perlu diwaspadai dan diantisipasi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Lanjut Jon Kenedi, apalagi PPU menjadi akses penghubung darat antara wilayah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan, sehingga rawan terpapar COVID-19.

“Anggaran penanganan COVID-19 itu harus menjadi prioritas, agar dapat dilakukan pencegahan dan penanganannya,” ujar Jon Kenedi.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menetapkan anggaran untuk menghadapi wabah COVID-19 dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan COVID-19.

Dan untuk diketahui anggaran tersebut bersumber dari dana insentif daerah serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Perubahan 2020 Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dana itu ditetapkan pada dua OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni RSUD Ratu Aji Putri Botung sekitar Rp3,7 miliar dan Dinas Kesehatan sekitar Rp2,2 miliar.

Selain itu DPRD PPU juga mendukung Rumah Sakit Daerah Ratu Aji Putri Botung membeli alat kesehatan untuk meningkatkan pelayanan.

“Mungkin ada keterbatasan peralatan dan perlengkapan di RSUD untuk melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19,” ujar politisi Partai Demokrat tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here