Rugikan Negara, AGM dan BKPM RI Sepakat Lakukan Pembersihan

0
1364

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia secara khusus meminta kepada Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) untuk mempermudah segala bentuk investasi di Kabupaten PPU. Hal ini ditegaskan AGM kepada HARIANPPU, Selasa (11/02/2020).

“Hari ini saya bertemu dengan Kepala BKPM, Bapak Bahlil Lahadalia, kami membahas bagaimana aturan-aturan investasi karena kita melihat sebelumnya ada investor maupun pengusaha lokal yang ingin berinvestasi di Kabupaten PPU dibenturkan dengan aturan-aturan yang tidak jelas dari ASN-ASN yang di bawah,”kata AGM.

Padahal menurut AGM Bupati sudah mengitruksikan agar setiap investasi di buat mudah dengan semudah mudahnya sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo.

“Hari ini setelah bertemu dengan Kepala BKPM, Alhamdulillah beliau mengitruksikan akan ada asistensi yang akan dikirimkan ke BKPM dan BKPM akan turun kebawah dan membersihkan orang-orang yang menghambat investasi, karena sangat merugikan bangsa dan negara,”lanjutnya.

Dijelaskan AGM bahwa orang yang berinvestasi tersebut membawa dana untuk daerah khususnya PPU yang tidak memerlukan APBD lagi tetapi malah dihambat.

“Inilah yang membuat daerah kita di Kabupaten PPU menjadi lambat berkembang serta menghambat lapangan kerja khususnya perputaran ekonomi di PPU, semoga dalam waktu dekat ada keputusan baik dari pemerintah pusat dan saya selaku bupati akan bertekad mempercepat iklim investasi di PPU,” bebernya.

Lanjut dijelaskan AGM, pasca pertemuan itu sendiri pihaknya bersama BKPM RI akan melakukan upaya pembersihan bersama untuk mempermudah investasi di daerah. Khususnya dalam mempermudah birokrasi yang ada.

“Habis pertemuan ini, kami akan langsung melakukan pembersihan, karena menghambat investasi itu merugikan daerah dan negara,” tegas AGM sembari mengakhiri wawancara.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here