AGM : Anak Pesantren Tidak Buta Politik

0
486

Silahturahmi Dengan Keluarga Besar Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

HARIANPPU.ONLINE,JAKARTA- Menjadi Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) tidak melupakan jati dirinya yang merupakan Alumni Pesantren Darunnajah Jakarta Angkatan ke-30. Hal ini diungkapkan AGM saat melakukan silahturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Darunnajah, Selasa (28/01/2020).

Silahturahmi AGM disambut seluruh keluarga besar Darunnajah diantara Pendiri Pondok Pesantren KH Mahrus Amin , Ketua Umum Yayasan KH Saifuddin Arif, Pimpinan Pondok Pesantren KH Sofwan Manaf , serta seluruh pengajar dan para santri.

“Saya ucapan terima kasih dan bahagia bisa kembali ke pondok pesantren yang telah mengantarkan saya dalam mengenyam ilmu pendidikan agama serta semua kenangan bersama para santri lainnya selama di dalam pondok pesantren,” ucap AGM.

AGM dihadapan seluruh pengurus dan santri memberikan semangat dan motivasi dan segala ilmu dan pendidikan yang diberikan selama menjadi santri adalah bekal yang mengantarkan dirinya melewati proses perjalanan hidup yang semuanya ia rasakan saat ini terutamanya ilmu agama yang menjadi tuntunan hidup.

“Ilmu yang diperoleh saat menjadi santri saya implementasikan dalam kehidupan bahkan menjadi pedoman saat menjadi pengusaha, memimpin organisasi bahkan menjadi Kepala Daerah dengan kebijakan yang diperuntukkan untuk kemaslahatan masyarakat luas,” lanjutnya.

AGM berharap kepada para santri tidak saja paham ilmu agama akan tetapi juga tidak buta akan politik karena politik yang lurus yang berpedoman dengan ilmu agama yang jika dilakukan dengan ketulusan hati, meniatkan diri untuk ibadah yang semua akan bermanfaat bagi dunia dan akhirat.

“Jangan pernah ragu untuk menjadi anak pesantren pastikan adek dan keluarga kita bisa menjadi anak pesantren karena kelak akan berguna bagi masa depan kita,” bebernya.

KH Mahrus Amin dalam sambutan menyampaikan mengatakan sangat bersyukur dengan kedatangan alumni, secara pribadi dan seluruh yang hadir akan selalu mendoakan yang terbaik dan menjadi sukses terhadap apa yang diinginkan.

“Alumni pesantren harus menjadi contoh pelajaran dan motivasi bagi para santri,” jelas KH Mahrus Amin.

Diketahui AGM lulus Pondok Pesantren Darunnajah Tahun 2006, selama menjadi santri, terkenal sangat peduli terhadap kawan dan dia juga masuk kelas khusus seperti yang diungkapkan Ustadz Agus Sugianto yang pernah mengajar AGM.

“Saat ini Agm telah sukses diberbagai perjalanan, baik sebagai pengusaha muda, pemimpin berbagai organisasi daerah dan nasional bahkan menjadi Kepala Daerah di Kabupaten PPU yang daerahnya juga terpilih menjadi Ibu Kota Negara (IKN),” pungkas Ustadz Agus Sugianto.

Sumber : Humas/ Agus

Editor     : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here