Berusaha Melawan Petugas, Tersangka Curanmor Dihadiahkan 2 Timah Panas

0
468

HARIANPPU.ONLINE,-Polres Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menunjukan taringnya dalam upaya menjaga kondusifitasi di Benuo Taka, kali ini sidikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) berhasil diamankan jajaran Sat-Reskrim Polres PPU.

Bermula dari masuknya laporan kehilangan motor jenis metik dengan nomor polisi (Nopol) KT 2026 VF dan uang tunai sebesar Rp 400 ribu di rumah salah seorang warga yang tengah kosong di Kawasan Kelurahan Lawe-lawe. Jajaran Sat-Reskrim Polres PPU langsung bergerak cepat.

Alhasil Senin malam (2/12/2019), sekitar pukul 20,30 Wita. Sat Reskrim Polres PPU berhasil mengankan salah seorang tersangka atas nama EMS (20), di kawasan Pelabuhan Ferry Penyebrangan , warga asal Perum BTN KM 1, yang merupakan otak dalam aksi curanmor tersebut dan merupakan mantan residivis dengan kasus yang sama.

“Pasca menerima laporan dari korban, senin pagi. Malamnya tim kami (Sat Reskrim Polres PPU, Red) berhasil mengendus keberadaan tersangka. Itupun kami harus berkoordinasi dengan Polres Balikpapan, lantaran tersangka diduga melarikan diri ke wilayah hukum Balikpapan,” Ucap Kapolres PPU, AKBP M. Dharma Nugraha, saat mengelar Pers Rilis, Rabu (4/12/2019).

“Selain EMS rekan tersangka sendiri dalam melancarkan aksinya itupun, yakni SP saat ini juga sudah diamankan di Mapolres Balikpapan,” tambahnya.

Lanjut AKBP M. Dharma Nugraha menjelaskan dalam upaya penangkapan tersangan EMS pihaknya pun sempat mengalami sedikit kendala. Dimana Tersangka berusaha melawan petugas, sehingga personil Sat Reskrim Polres PPU terpaksa menghadian dua timah panas yang bersarang langsung di kedua kaki EMS di bagian betis.

“Dalam upaya penangkapan sendiri, tersangka (EMS) berusaha melawan petugas sehingga personil kami langsung mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka dengan timah panas,” bebernya.

AKBP M. Dharma Nugraha lanjut membeberkan, pasca mengamankan tersangka, dari hasil pemeriksaan ternyata tersangka memang terbilang lihai dalam melancarkan aksinya. Bahkan sebelum tertangkap atas kasus curanmor, tersangka EMS dan SP sempat membobol salah satu Toko di kawasan Petung dan melakukan curanmor di wilayah hukum Polres Paser.

“Dari kasus ini masih terus kami kembangankan, karena memang dari hasil penyidikan kami selain spesialis curanmor tersangka dan kawwannya ini juga sering melkukan pembobolan rumah. Dimana dari uang hasil pencurian tersebut diduga kuat untuk membeli narkoba, pasalnya tersangka positif setelah dilakukan test urine,” ujarnya.

Sementara itu EMS kepada sejumlah media mengaku dirinya melakukan tidak kejahatan selain di PPU juga di Balikpapan, Tanah Grogot dan Tenggarong dengan melakukan aksi berdua.

“Saya sebagai spesialis pembobol rumah dengan menggunakan linggis, saya mengambil barang yang ada didalam rumah termasuk uang tunai dan hasilnya saya bagi dua, Saya melakukan aksi ini sejak 2016 dan pernah ditangkap sebelumnya,” beber EMS

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here