Fakultas Manajemen Pertahanan UNHAN Bogor Gelar Studi Visit di PPU

0
379

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilakukan jajaran Pemerintah Pusat datang silih berganti setelah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan sebagai calon Ibukota Negara (IKN) oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Setelah sehari sebelumnya Kabupaten PPU kedatangan tamu dari jajaran Kementerian Bappenas, kali ini Kabupaten ke sembilan di Kalimantan Timur (Kaltim) ini kembali kedatangan sebanyak 90 orang jajaran Pejabat dan Mahasiswa Fakultas Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan (Unhan) Bogor, Kamis, (21/11/2019).

Rombongan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan Bogor, Laksda TNI Suhirwan didampingi sejumlah perwira tinggi dan Mahasiswa di lingkungan Unhan Bogor ini. Rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Alimuddin dan sejumlah Pimpinan SKPD di PPU. Kunjungan ini dalam rangka kegiatan studi visit terkait pemindahan IKN di Kabupaten PPU, Kaltim.

“Dari kegiatan ini kami ingin mengetahui dan melihat lebih dekat dari berbagai aspek tentang Kabupaten PPU, khususnya dalam rangka menyongsong Ibukota Negara (IKN) saat ini. Bagaimana memenej sektor pertahanan pada IKN kedepan, kesiapan-kesiapan apa yang dilakukan PPU, serta langkah-langkah strategis apa yang akan dilakukan daerah ini dalam menyambut IKN di kabupaten PPU. Kami berharap apa yang telah kami peroleh di Kabupaten PPU ini mampu menjadi bahan masukkan bagi kami dan pimpinan nantinya,” ungkap Suhirwan.

Dalam kesempatan ini Suhirwan juga mengapresiasi atas sambutan yang telah dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten PPU kepada rombongan UNHAN mulai awal kegiatan hingga akhir.

“Kami sampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten PPU atas sambutan dan segala sesuatunya yang diberikan, kami juga berharap dapat bertemu kembali dalam kegiatan-kegiatan yang lain,“ ucapnya.

Sementara itu dalam sambutannya Sekda PPU, Tohar banyak menceritakan secara tentang sejarah Kabupaten PPU sejak awal sebelum pemekaran hingga ditetapkannya menjadi kabupaten kesembilan di Kaltim ini.
Dikatakannya bahwa Kabupaten PPU sebelumnya merupakan satu wilayah yang merupakan bagian dari Kota Balikpapan atau disebut juga Balikpapan seberang sebelum menjadi bagian dari Kabupaten Paser.

Kemudian pada Tahun 2002 Kecamatan Penajam yang ketika itu merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Paser ini di mekarkan menjadi Kabupaten PPU dengan empat kecamatan masing-masing Kecamatan Penajam, Kecamatan Babulu, Kecamatan Waru dan Kecamatan Sepaku.

“Itulah sejarah singkat tentang terbentuknya Kabupaten PPU yang kemudian kini ditetapkan sebagai bagian dari wilayah IKN di Kaltim, ” Jelas Tohar.

Terkait dengan penetapan Kabupaten PPU sebagai wilayah IKN tersebut, kata Tohar sesungguhnya juga tidak sekonyong-konyong terjadi. Dalam “kapsul waktu” yang disampaikan beberapa tahun sebelumnya salah satunya, bahwa Kabupaten PPU akan menjadi wilayah IKN adalah merupakan salah satu isi dalam catatan yang disampaikan pada kapsul waktu ketika itu, selain poin-poin penting lainnya yang telah terwujud di Kabupaten PPU ini.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan sesi diskusi yang disampaikan cecara terbuka. Dipenghujung acara juga dilakukan tukar cindra mata antara Kabupaten PPU dan Fakultas UNHAN Bogor yang dirangkai dengan kegiatan photo bersama.

Sumber : Humas 6/ Subur P

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!