Gelar Paripurna, AGM Sampaikan Target APBD PPU 2020

0
320

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) gelar Rapat Paripurna Nota Penjelasan Penyampaian Terhadap 2 Raperda dan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap RAPD 2020 yang dipimpin oleh Ketua DPRD PPU John Kennedy di Gedung Paripurna Kabupaten PPU, Jum’at (8/10/2019).

Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dalam sambutannya mengatakan Rapat Paripurna DPRD kali ini dalam rangka Agenda Penyampaian Nota Keuangan Terhadap APBD 2020 dan 2 Raperda Kabupaten PPU. Dalam penyusunan APBD) 2020 memperhatikan program prioritas RPJMD 2018, 2023 untuk Tahun kedua. Kebijakan Ekonomi Makro yang berdampak terhadap Pencapaian Target Pendapatan dalam APBD 2020 serta realisasi Program Kegiatan Tahun Anggaran berjalan.

” Target APBD 2020 sebesar Rp. 1,61 trilyun lebih, naik sebesar RP. 19 Milyar lebih dari APBD 2019 Rp 1,59 Trilyun lebih. Belanja dan Pengeluaran Pembiayaan dalam RAPBD 2020 ini direncanakan sebesar Rp. 1,61 Trilyun lebih, turun Rp. 11,17 Milyar lebih dari Belanja dan Pengeluaran Pembiayaan pada APBD 2019 Rp 1,62 Trilyun lebih. Dan dengan memperhatikan target pendapatan dengan rencana belanja dan pembiayaan , maka RAPBD 2020 tidak terdapat selisih kurang (Defisit) atau zero defisit,”kata AGM.

Selanjutnya dikatakan AGM PDAM Danum nama PDAM yang semula PDAM Kabupaten diubah menjadi PDAM Danum Taka. Perubahan payung hukum BUMD ini, disamping sebagai bagian penyesuaian Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tersebut, tetapi juga merupakan bagian dari persyaratan yang selama ini direkomendasikan oleh Pemerintah Provinsi untuk dapat dilakukan penyertaan modal dari Pemerintah Daerah kepada Perumda Air Minum Danum Taka.

” Penetapan Raperda ini nantinya akan mencabut dan mengganti Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 5 Tahun 2005 tanggal 22 Desember 2005 tentang Pendirian PDAM. Dengan adanya perubahan BUMD ini, diharapkan suatu saat keseluruhan tujuan pendirian BUMD Perumda Air Minum Danum Taka nantinya dapat diwujudkan manfaat bagi perkembangan perekonomian Daerah,”lanjutnya.

Selain itu AGM menyampaikan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal pada PDAM Danum Taka dalam mendukung program nasional untuk peningkatan pelayanan, perluasan jaringan atau peningkatan jumlah pelanggan pada PDAM Danum Taka di PPU berupa pemasangan sambungan rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin, dan dilanjutkan pada tahun ini dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Program pemerintah tersebut berupa program hibah air minum perkotaan tahun 2020 dari Kementerian PUPR.

” Pemkab bersama dengan PDAM Danum Taka menyambut dan bergegas untuk dapat mendapatkan program hibah tersebut, yang mana program hibah air minum perkotaan ini adalah upaya percepatan penambahan jumlah sambungan rumah (SR) terlayani air minum melalui penerapan output based atau berdasarkan kinerja yang terukur dengan sumber dana dari penerimaan dalam negeri tahun 2020. Namun demikian, Pemda dituntut untuk memberi dukungan dengan memastikan ketersediaan anggaran Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada PDAM dalam dokumen APBD untuk pelaksanaan tahun 2020,”pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here