Tarik Pungli dalam Program IMB Gratis, AGM Siapkan Sangsi Pemecatan

0
1259

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pasca munculnya polemik dugaan oknum yang melakukan pungutan liar dalam program pemutihan Izin Mendirikan Bangun (IMB), Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud atau yang akrab disapa AGM menyatakan pihaknya akan mengambil sikap tegas.

Dibeberkannya pada Harian PPU saat dikonfirmasi, pihaknya akan menelusuri langsung oknum yang mencoba mencari kesempatan dalam program Gratis pemerintah tersebut.

Dimana bila terbukti pihaknya akan memberikan sangsi dengan tegas apalagi bila oknum tersebut merupakan Aparatut Sipil Negara (ASN)/ Tenaga Harian Lepas (THL) pihaknya tidak segan untuk melakukan penurunan pangkat hingga pemecatan.

“Jika ada yang mencoba bermain-main semua dengan unsur program IMB gratis akan kami tindak tegas dari penurunan jabatan dan pemecatan,” tegas AGM saat dikonfirmasi Harian PPU, Selasa (5/11/2019).

Lanjut AGM juga kembali mengingatkan program IMB ini sepenuhnya gratis dan ini berlaku mulai tanggal 1 Agustus hingga 31 Desember 2019 mendatang bahkan ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Sekali lagi saya tekankan, program ini gratis. Apabila ada oknum yang ingin bermain masyarakat silahkan laporkan saya akan pastikan konsekuensi yang akan diterima oknum tersebut,” terangnya.

Dan untuk diketahui dalam pemberitaan Harian PPU yang sebelumnya, Salah seorang warga asal Kecamatan Waru yang enggan disebutkan namanya kepada Harian PPU, mengaku kecewa dengan program IMB Gratis tersebut. Pasalnya dalam proses pembuatannya masih ada oknum yang diduga melakukan tarikan liar dalam proses administrasi hingga pengukuran lahan.

Baca Juga :

Diduga Ada Oknum Calo Ikut Bergerilya Dalam Program IMB Gratis

Dimana dibeberkannya, untuk proses pembuatan IMB tersebut dirinya harus membayar Rp.200.000 untuk tahap administrasi dan memasuki tahap pengukuran dirinya diminta untuk kembali menyediakan uang sebesar Rp.100.000 untuk satu orang petugas yang melakukan pengukuran di lokasi yang artinya bila ada 6 petugas yang melakukan pengukuran pihaknya perlu menyediakan sekurang-kurangnya Rp.600.000.

“Pas ngambil formulir memang gratis, tapi kelanjutan nya?. Minimal kita perlu menyediakan uang untuk tim pengukuran,” terangnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here