Diduga Ada Oknum Calo Ikut Bergerilya Dalam Program IMB Gratis

0
3468

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Program pemutihan Izin Mendirikan Bangun (IMB) memang menjadi daya tarik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), namun sangat disayangkan saat program yang berjalan Gratis tersebut tengah gencar digaungkan, segelintir oknum yang mencoba mencari cela ikut bergerilya dalam mencari keuntungan di masyarakat.

Salah seorang warga asal Kecamatan Waru yang enggan disebutkan namanya kepada Harian PPU, mengaku kecewa dengan program IMB Gratis tersebut. Pasalnya dalam proses pembuatannya masih ada oknum yang diduga melakukan tarikan liar dalam proses administrasi hingga pengukuran lahan.

Dimana dibeberkannya, untuk proses pembuatan IMB tersebut dirinya harus membayar Rp.200.000 untuk tahap administrasi dan memasuki tahap pengukuran dirinya diminta untuk kembali menyediakan uang sebesar Rp.100.000 untuk satu orang petugas yang melakukan pengukuran di lokasi yang artinya bila ada 6 petugas yang melakukan pengukuran pihaknya perlu menyediakan sekurang-kurangnya Rp.600.000.

“Pas ngambil formulir memang gratis, tapi kelanjutan nya?. Minimal kita perlu menyediakan uang untuk tim pengukuran,” terangnya.

Sementara itu Camat Waru, Suminto yang dikonfirmasi mengaku saat ini dirinya masih dalam proses cuti kerja. Namun diakuinya dari laporan yang setiap hari dirinya terima, semua berjalan lancar. Dan dirinya pun menekankan proses pembuatan IMB di kacamata berjalan Gratis tanpa ada pungutan sepeserpun.

“Sementara saya masih cuti, tapi kami memastikan pembuatan IMB itu Gratis. Dan terkait adanya informasi oknum bermain akan kami tindaklanjuti, guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” tegas Suminto saat dikonfirmasi, Senin (4/11/2019) via telpon.

Sementara itu, Kasubid Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan 1, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Nurul Fadilah menyatakan pihaknya tak mengetahui terkait adanya oknum yang melakukan pungutan dalam proses pembuatan IMB. Kalaupun ada diaukuinya bukan bagian dari pihak.

Pasalnya dibeberkan Nurul dalam tahapan pembuatan IMB semua bersifat Gratis dan dalam proses pengukuran pihaknya yang langsung terjun ke lapangan dengan dibantu tim teknis dari Pembangunan dan Dinas PU.

“Kami sudah menjalankan sesuai prosedur yang ada, dan semua bersifat gratis. Sehingga kalau ada yang melakukan pungutan kami berani menjamin itu merupakan oknum diluar dari dinas Penanaman Modal dan Perizinan,” tegasnya, saat dikonfirmasi Selasa, (5/11/2019).

Selain itu lanjut dijelaskan Nurul, dalam proses pembuatan IMB juga tak boleh diwakilkan terkecuali adanya surat kuasa dari pemilik lahan, dan berdasarkan aturan yang ada l, tanah di bawah 200 Meter tak masuk dalam kualifikasi yang pihaknya uruskan melainkan wewenang kecamatan terkecuali sarang walet yang memang secara otomatis dibawah dari wewenang pihaknya.

“Proses pembuatan IMB juga tak boleh diwakilkan, bahkan setelah jadi pemilik lahan diwajibkan mengambil sendiri di Dinas,” tegasnya.

Sementara itu Fernando Hutagalung yang merupakan Kabag Pengaduan, Kebijakan, Data & Pelaporan Pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, yang dijumpai juga menekankan pembuatan IMB sepenuhnya Gratis terkecuali untuk pembayaran pajak PBBnya yang menjadi tanggung jawab pemilik lahan/bangunan.

Tak hanya itu dirinya juga menghimbau bila memang ada oknum yang ingin melakukan pungutan liar, silahkan dilaporkan.

“Yang pasti semua prosesnya gratis, kalau memang ada oknum yang bermain silahkan dilaporkan dan kami akan mensupport langkah tegas tersebut guna menjaminkan pelayanan untuk masyarakat,” paparnya.

Sementara ditempat terpisah Plt Kepala Bagian Keuangan, Muhajir, yang ingin dikonfirmasi Harian PPU terkait pemutahiran dalam proses pembuatan IMB enggan berkomentar terkait persoalan tersebut.

Reporter : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here