Tinjau Langsung, Menteri ATR dan Menteri PPN Sebut Sepaku Pusat IKN

0
2970

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro serta Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil berserta rombongan Kementerian KLHK, Kemeterian Perhubungan,Kementrian PUPR, didampingi Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam berkunjung ke sejumlah lokasi Ibu kota Negara (IKN) salah satunya Jembatan Pulau Balang, Rabu, (2/10/2019).

Pasca meninjau Jembatan tersebut rombongan melanjutkan kunjungan ke Menara Api (Fire Tower) di Bukit Soedharmono Kawasan PT. ITCHI di perbatasan kelurahan Pemaluan dan Desa Bumi Harapan yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU.

Saat dikonfirmasi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menyatakan, pasca meninjau langsung Pulau Balang pihaknya akan segera membuat Surat Keputusan (SK) sepulangnya dari Kalimantan Timur terkait pengambilan alih wewenang kuasa atas Pulau Balang. Dimana dibeberkannya, kedepan tak diperbolehkan lagi ada aktivitas otoritas lain di kawasan tersebut tanpa izin pemerintah pusat.

“Kami segera membuat SK sepulang dari sini, terkait pengambilan alih wewenang kuasa atas Pulau Balang, kedepan tidak diperbolehkan lagi ada aktivitas otoritas lain di kawasan jembatan ini tanpa izin pemerintah pusat,” kata Sofyan.

Selain itu Sofyan juga menambahkan IKN akan dirancang secara baik dengan konsep yang jauh lebih baik dibandingkan kota-kota yang ada saat ini dengan luas kawasan IKN sekitar 6.000 hektare dari total 160.000 hektare. Dimana 6.000 hektare merupakan pusat pemeritahan yang dipastikan Sofyan lokasinya di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, kemudian meluas ke Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Pusat pemerintahan semuanya ada di Kecamatan Sepaku ini termasuk istana negara yang merupakan lahan konsesi IHM tanah milik negara,” lanjutnya.

Sementara itu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan titik lokasi IKN berada dilahan yang datar tanah milik negara yang saat ini dipegang konsesi IHM dimana tahap awal sekitar 5.000-6000 hektare untuk titik lokasi pihaknya belum mengetahui pasti tetapi ada lokasi di Kecamatan Sepaku yang bertanah datar untuk IKN.

“Tahun depan proses kontruksi sudah bisa di mulai, titik lokasi pastinya nanti kita liat, dimana lokasi IKN tersebut, yang jelas di Kecamatan Sepaku, strategisnya akan menjadi pusat pemerintahan dengan dukungan sektor pendidikan dan juga sektor teknologi tinggi yang arahnya kota masa depan,”pungkas Bambang.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here