Antisipasi Makelar Tanah, AGM Segera Terbitkan Perbup Baru

0
947

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pasca Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan sebagai salah satu lokasi ibukota baru, beberapa waktu yang lalu. Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) segera mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) demi menghindari makelar tanah yang bisa menghambat pembangunan diwilayahnya.

“Sekarang kami memutuskan segera membuat Perbup tentang penjualan tanah, agar segel-segel tersebut tidak keluar dari kelurahan maupun desa,” ucap AGM saat dijumpai Harian PPU Rabu (28/8/2019).

“Hal ini juga dapat mengantisipasi Makelar tanah yang dikhawatirkan kian marak ditengah proses pemindahan ibukota,” tambahnya.

Lanjut Dijelaskan AGM dengan hadirnya para makelar tanah bisa menghambat pembangunan Ibukota karena harga tanah di Kabupaten PPU harus tetap dan sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang ada di Kabupaten PPU sehingga pengeluaran negara tidak terlalu besar.

“Perbup ini berlaku untuk semua Kecamatan yang ada di Kabupaten PPU bukan hanya di sekitar lokasi titik berdirinya Ibukota,” ungkapnya.

Selain itu dikatakan AGM, Perbup tersebut bertujuan menekan harga agar tidak semaunya di jual dengan harga tinggi dan ini tujuannya hanya satu agar negara tidak mengeluarkan biaya terlalu besar. Dalam arti jika harga naik dari NJPO pemerintah daerah tidak akan memberikan izin untuk menjual lahannya.

“Disetiap daerah tentu ada peraturan NJOPnya, kami lakukan ini agar harga tanah di PPU tidak melonjak begitu tinggi sehingga bisa berdampak pada pengeluaran negara begitu besar, NJOP kita tidak naik tetap harganya seperti dulu,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here