PPU Siap jadi Ibukota, Berikut Keunggulannya

0
1762

Pasca dicoretnya Bukit Soeharto, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menguat sebagai calon Ibukota Republik Indonesia. kabupaten PPU memiliki luas 3.333,06 Km² dengan luas daratan 3.060.82 Km² dan luas lautan 272.24 Km².

Lokasi Kabupaten PPU cukup strategis berada ditengah-tengah Indonesia dan terkoneksi Iangsung sebagai penghubung wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dengan Propinsi Kaltim. Kabupaten Penaiam Paser Utara berada berdampingan dengan 4 wilayah kabupaten/kota di Kaltim yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser serta Kota Balikpapan dan berada di alur laut kepulauan atau ALKI II (Selat Makassar)

Secara garis besar kondisi geografis wilayah Kabupaten PPU Terkait dengan kesiapan lahan yang akan disediakan sebagai ibukota memiliki keunggulan dari aspek kebencanaan antara Iain bebas dari bencana alam sepertl gempa bumi, tsunami banjir dan erosi.

lndikator lainnya yang menunjang adalah ketinggian daerah 15 derajat dari permukaan laut serta tidak berada di zona wilayah yang memiliki klasifikasi lahan gambut sehingga tidak mudah terjadi kebakaran hutan dan karakteristik lahan yang mudah untuk dikembangkan meniadi bangunan dengan kelas pencakar langit (sky crapper).

Kabupaten PPU juga memiliki konsistensi pengembangan wilayah berbasis konsep pesisir dimana sepanjang areal pesisir telah dipersiapkan pembangunan jalan dan akses penghubung dengan kualitas yang baik dan layak untuk pengembangan ibukota.

Terdapat wilayah kawasan hutan produksi yang dapat di alih fungsikan seluas 180.000 hektare yang dikombinasikan dengan lahan HGU yang akan habis perizinannya , sehingga dapat meminimalisir biaya investasi lahan.

Kawasan hutan produksi merupakan kawasan hutan yang memenuhi kriteria untuk dikonversi menjadi kawasan budidaya non kehutanan dan tidak bertentangan dengan regulasi alih fungsi kawasan hutan serta tidak menimbulkan resistensi di banding merubah kawasan lindung / konservasi menjadi kawasan non hutan

Ketersedian sumber daya air yang sangat memadai dengan dukungan dalam waktu dekat akan di bangun bendung lambakan, bendung gerak telake, bendung lawe -lawe dan bendung semoi yang total kapasitas keseluruhan mampu memenuhi kebutuhan sebuah ibukota. Oleh karena itu dukungan air baku tersebut menjadi keungguan utama yang di Kabupaten PPU.

Ketersediaan fasilitas penghubung antar pulau seperti pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk mewujudian Indonesia sebagai negara maritim melalui konektifitas tol laut antar pulau. Dalam hal ini Kabupaten PPU memiliki pelabuhan Benuo taka yang terdapat di daerah Kawasan Industri Buluminung (KIB) yang terintergrasi dengan kawasan industri kariangau.

Akses ke bandara dapat mudah terkoneksi melalui pembangunan jalan dan jembatan pulau balang terkoneksi dengan jalan tol serta pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang hanya memerlukan waktu tempuh yang tidak terlalu lama.

Potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya terbuka terhadap pendatang, memenuhi perimeter pertahanan dan keamanan. Terbukti beberapa transmigarisi yang berhasil di kawasan transmigrasi yan telah berkembang di 4 kecamatan yang merupakan produk asimilasi dan interaksi terbaik antara penduduk asli dan pendatang, serta tidak ada catatan terjadi konflik berlatarbelakang persoalan etnis, suku dan agama (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here