Soal Lubang Eks Tambang, DLH Akui Tak Berdaya

0
384

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Keberadaan lubang eks tambang, di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Wahyudi memang bukan satu satunya yang dikeluhkan masyarakat.

Hanya saja diakuinya, pasca obral besar-besaran izin pertambangan di PPU, pada masa kepemimpinan yang lalu dengan sukses menyumbangkan 151 konsesi minerba dan diambil alihnya Dinas Pertambangan langsung ke Pemprov, membuat pihaknya saat tak bisa berbuat apa-apa.

“Lubang eks tambang itu nggak cuma disitu, (Desa Sesulu, Red) saja yang ada, masih banyak lagi. Hanya saja kami nggak bisa berbuat apa apa,” tuturnya.

Lanjut Wahyudi mengatakan, saat ini solusinya tinggal peran pemerintah desa atau kelurahan yang aktif untuk menuntut ke pihak perusahaan, atau melalui pemimpinan tertinggi daerah, untuk mendesak pemerintah provinsi.

“Untuk saat ini peran pemerintah desa atau kelurahan yang dibutuhkan, karena memang meraka beraentuhan langsung dengan pihak perusahaan. Karena jelas sebelum tambang beroperasi pasti ada sosialisasi,” ucapnya.

“Bisa juga melalui pemerintah daerah, hanya saja memang harus pak bupati turun tangan,” lanjut nya.

Namun diungkapkan Wahyudi pihaknya akan tetap mencoba untuk mencari solusi terkait eks lubang tambang yang ada di Benuo Taka.

“Kami akan coba bersurat ke pemprov, semoga direspon,” singkatnya mengakhiri wawancara.

Reporter : Riadi Saputra

Editor      : Titin Yuhartina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here