Diduga Ada Mark Up di Pemasangan SR, Ahmad Usman : Laporkan

0
609

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pemasangan Sambungan Rumah (SR) PDAM di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali diduga dimanfaatkan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Pasalnya pemasangan SR yang seharunya di bandrol hanya sebesar Rp 2 Jt, sejumlah masyarakat kini harus mengeluarkan dana lebih dari Rp 3 Jt hingga Rp 5 Jt untuk satu pemasangan SR.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PDAM Danun Taka, Ahmad Usman yang dikonfirmasi terkait adanya dugaan oknum tersebut mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam terkait adanya pungli tersebut. Hanya saja memang untuk saat ini pihaknya hanya bisa mengumpulkan bukti dan menunggu adanya laporan langsung dari masyarakat yang merasa dirugikan.

“Kami sangat responsif dan bergerak cepat menyikapi adanya oknum-oknum yang nakal, hanya saja memang perlu bukti dan bantuan dari masyarakat,” tuturnya.

Oleh sebab itu dibeberkan Ahmad Usaman, pihaknya berharap adanya bantuan dari Masyarakat untuk membantu pihaknya membersihkan oknum oknum yang tak bertanggungjawab tersebut, dengan melaporkan langsung kepada pihaknya dengan melampirkan bukti bukti yang ada.

“Masyarakat tak perlu merasa takut untuk melaporkan, yang pasti kami akan mengambil tindakan tegas. Terhadap oknum oknum tersebut,” tutup Ahmad Usman sembari menegaskan.

Sedangkan Kabag Humas PDAM Danum Taka, Maulana Syarif Husein Alqadry yang dikonfirmasi mengatakan terkait adanya dugaan pungli tersebut tak bisa sepenuhnya diyakini pasalnya dibeberkannya ada kemungkinan biaya tambahan yang dikeluarkan calon pelnggannya, misalnya penambahan pipa.

“Untuk biaya administrasi di kantor memang sebesar Rp 2 Jt dengan pipa yang disiapkan sebanyak 3 batang dengan ukyran 1/2 inc sepanjang 12m lengkap dengan clam dan aksesoris lainnnya. Namhn Seandainya rumah pelanggan jauh dari pipa tertier kami, memang itu menjadi tanggungan pelanggan untuk menambah pipa untuk bisa sampai ke rumahnya,” Paparnya.

Lanjut, Maulana Syarif Husein Alqadry menyatakan, belum lagi kalau calon pelanggan tak masuk dalam jalur pipa yang dimiliki PDAM, tentu biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar untuk menyesuaikan.

“Tergantung jarak rumahnya ke pipa tertier, dan untuk harga pipa standard distribusi PDAM itu sekitar Rp22.000/batangnya sekarang. Belum lagi kalau calon pelanggannya belum ada jaringan pipa di rumahnya, tinggal dikalikan lagi panjang rumahnya sampai ke dapur biasanya seperti itu,” tambahnya.

Sebelumnya untuk di ketahui, personil Harian PPU menerima aduan dari salah satu oknum yang merasa keberatan lantaran harus membaya lebih untuk pemasangan SR di rumah, penarikan tersebut berdalih sebagai biaya tambahan administrasi untuk pemasangan SR.

Reporter : Riadi Saputra

Editor      : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here