Hadir di Rakornas Pengendalian Inflasi, AGM Sebut Jembatan Tol Teluk Balikpapan jadi Kunci di PPU

0
529

HARIANPPU.ONLINE,JAKARTA- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM), Kamis (25/7/2019) bersama dengan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dan Bupati/Walikota se- Indonesia menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi di Hotel grand Sahid, Jakarta.

Rakor tersebut diselenggarakan Bank Indonesia (BI) yang bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri, dengan dibuka secara resmi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Kepada Harian PPU AGM selepas mengikuti Rakornas menjelaskan, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dengan BI berbagai inovasi dan program pengendalian inflasi merupakan kunci sukses didalam menjaga inflasi yang rendah dan sinergi.

“Yang menjadi kunci kenapa inflasi kita sejak tahun 2015 sampai dengan hari ini berhasil dikendalikan pada tingkat yang sangat rendah yaitu sebesar 3 persen. Inflasi juga merupakan indikator penting suatu negara atau daerah, maju atau tidaknya,”jelas AGM

Lanjut AGM, Lalu bagaimana dengan PPU ? bahwa perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di PPU itu berada di pembangunan Jembatan tol Teluk Balikpapan.

“Insya Allah dengan adanya Jembatan Tol tersebut kegiatan – kegiatan perekonomian lain diluar dari sektor-sektor yang ada didalam akan bergerak dengan sendirinya karena itu akan membuka ruang ruang di PPU yang belum dipenuhi dengan industri industri yang ada di dalamnya,”lanjutnya.

Dikatakan AGM pemerintah juga akan meningkatkan dari sektor pertanian perkebunan, seluruh apa yang bisa kita kembangkan akan kita tingkatkan tentunya ini juga akan menjadi kesinambungan ketika PPU dan Balikpapan terhubung dalam arti lain bisa menyatu.

“Kita mengetahui jembatan tol Teluk Balikpapan masuk tahapan proyeksi lelang, berarti setelah pelelangan itu dalam jangka 4 tahun insya allah akan terhubung jalur itu akan menjadi suatu tiang pondasi ekonomi di PPU dalam peningkatan ekonomi perkapita,”tambah AGM.

Selain itu AGM menambahkan Kabupaten PPU merupakan penghasil pertanian perkebunan padi,sawit,karet dan lain-lain. Khusus untuk Sawit pihaknya akan membuat satu pintu pelabuhan satu pintu yang tidak bisa keluar dari PPU dimana hasil sawit harus melalui pelabuhan PPU untuk menekan inflasi, menambah pendapatan dan lapangan kerja akan terbuka.

“Kedepan saya akan mengeluarkan kebijakan dan Perbup, seluruh pejabat ASN dilingkup PPU wajib tinggal di PPU agar ekonomi di PPU dalam hal transaksi jual beli bisa meningkat karena selama ini banyak yang belanja ke Balikpapan dikarenakan tidak ada payung hukumnya yang menaungi. Kalau bukan orang PPU sendiri yang bertindak untuk meningkatkan ekonomi maka PPU tidak akan pernah meningkat,”pungkasnya.

Sumber : Humas/ Agus

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here