Rapat Paripuna DPRD Kabupaten PPU Hamdam Minta Pertahankan Predikat WTP PENAJAM,

0
343

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam mengikuti pelaksanaan Rapat Paripuna penyampaian laporan Pansus DPRD terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten PPU tahun anggaran 2018, Kamis, (18/7) siang.

Membacakan sambutan tertulis Bupati PPU, Hamdam menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras semua pihak, terutama pada Pansus Pertanggungjawaban APBD Tahun 2018, sehingga setelah melalui pembahasan, akhirnya rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 bisa disahkan menjadi Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018.

“ Kita menyadari bahwa dengan penetapan Perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 ini, masih jauh dari kesempurnaan, namun kita selalu berupaya untuk berbuat lebih baik lagi pada tahun-tahun berikutnya, sehingga cita-cita Kabupaten PPU untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat kita wujudkan,” pinta Hamdam.

Kepada seluruh pejabat pengelola keuangan daerah dibawah kendali Sekretaris Daerah selaku koordinator pengelolaan keuangan daerah, Hamdam menginstruksikan agar bekerja lebih keras lagi agar dapat mempertahankan WTP.

“ Opini WTP Tahun Anggaran 2018 dapat kita pertahankan berkat kerjasama semua stakeholder, yaitu bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan, pejabat pelaksana teknis kegiatan, pejabat penatausahaan keuangan, pejabat pengadaan, pejabat penerima hasil pekerjaan, panitia penerima hasil pekerjaan, aparatur pengawas internal (auditor), kepala satuan kerja perangkat daerah, kepala satuan kerja pengelola keuangan Daerah termasuk DPRD, “tambahnya.

Kemudian lanjutnya, dalam Raperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 yang telah disepakati bersama untuk ditetapkan menjadi Perda secara garis besar disampaikan sebagai antara lain bahwa realisasi APBD Tahun 2018 meliputi realisasi pendapatan Tahun 2018 sebesar 1,23 Trilyun lebih dengan rincian bahwa pendapatan Asli Daerah sebesar 70,39 Milyar lebih, pendapatan transfer sebesar 1,13 Trilyun lebih, lain-lain pendapatan yang sah sebesar 25,24 Milyar Rupiah lebih.

Sementara realisasi belanja daerah Tahun 2018 sebesar 1,50 Trilyun lebih dengan rincian belanja Operasi sebesar 736,08 Milyar lebih, belanja modal sebesar 647,84 Milyar lebih, belanja tidak terduga sebesar 564,80 Milyar Rupiah lebih, belanja dan transfer/bantuan keuangan sebesar 1,50 Trilyun Rupiah lebih.

Kemudian lanjutnya realisasi penerimaan pembiayaan sebesar 339,62 Milyar Rupiah lebih. realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar 9,05 Milyar lebih, pembiayaan netto sebesar 330,56 Milyar lebih dan sisa lebih pembiayaan anggaran lebih (SILPA) yakni sebesar 56,98 Milyar Rupiah lebih.
Sementara untuk Neraca sampai dengan per tanggal 31 Desember 2018 yakni jumlah aset sebesar 4,48 Trilyun lebih dengan rincian antara lain aset Lancar sebesar 324,01 Milyar lebih, investasi Jangka panjang sebesar 105,85 Milyar lebih, Aset Tetap sebesar 3,98 Trilyun lebih. Kemudian aset lainnya sebesar 67,16 Milyar lebih, jumlah kewajiban sebesar 754,42 Milyar lebih, jumlah ekuitas sebesar 3,73 Trilyun lebih.

“ Dengan segala kerendahan hati saya menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat sehingga kita mampu melampui pelaksanaan anggaran tahun 2018 tanpa ada hambatan yang berarti,” tutupnya.

Sumber : Humas 6/ Subur P

Editor    :  Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here