PPU Kembali Dapat Kuota Tambahan Jargas

0
368

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapat tambahan kuota pembangunan Jaringan Gas (Jargas) sekitar 4.000 Sambungan Rumah (SR) yang rencananya, akan disalurkan pada tahun 2020 mendatang.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad Usman, Rabu (17/7/2019) pada Harian PPU mengatakan Kabupaten PPU termasuk yang disurvei mendapatkan tambahan Jargas 4.000 SR oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan saat ini PGN mengirimkan tim suveinya di 9 Kelurahan di Kecamatan Penajam.

“Tim survei dari PGN akan melakukan survei ke 5 Kelurahan yang lama yang telah mendapatkan Jarga pada Tahun 2018 lalu yakni Kelurahan Gunung Seteleng, Penajam, Nenang, Nipah-Nipah dan Sungai Paret yang kemarin mendapatkan Jargas sebanyak 4.260 Sambungan Rumah (SR),”kata Ahmad Usman.

Lanjut Ahmad Usman menjelaskan sebelumnya Kabupaten PPU kembali mendapatkan Jargas sekitar 2.000 SR untuk di 5 Kelurahan yang telah mendapatkan Jargas di Tahun 2018 tersebut selain itu ada 4 Kelurahan yang baru akan mendapatkan Jargas yaitu Kelurahan Lawe-Lawe, Girimukti, Petung dan Giripurwa mendapatkan Jargas sekitar 2.000 SR.

“Insya Allah tim survei akan bekerja di bulan Agustus-September 2019, selama dua bulan dan dianggarkan di APBN melalui Kementerian ESDM, kami minta dukungan dari Camat Penajam dan 9 Kelurahan agar menggunakan waktu selama satu bulan setengah kedepan dan menyiapkan nama-nama siapa saja yang akan mendapatkan Jargas tambahan tersebut,”lanjutnya.

Sementara itu Anggi Suherdian Anggi Suherdian Koordinator Lit Survei Jargas Indonesia (PGN) Kementerian ESDM mengatakan dari tim survei sudah stan bye di PPU mulai hari ini dengan jangka waktu pelaksaan survei sekitar satu setengah bulan dan setelah itu pihaknya akan membuat rancangan anggara biaya untuk dikontribusikan di Tahun 2020.

“Dikaltim selain di PPU yang akan mendapatkan Jargas di Kota Samarinda, dan Kota Tarakan di Kaltara dengan kuota untuk PPU sekitar 4.000 SR, Samarinda 5.000 SR dan Tarakan 5.000 SR, kami hanya menjalankan tugas rujukan dari Kementerian ESDM,”pungkasnya.

 

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here