Syahruddin : Jangan Sampai Dilakukan Pengurangan Volume

0
365

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Meski APBD-Perubahan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 2019, belum masuk pembahasan di DPRD PPU. Namun adanya desah-desuh defisit anggaran sebesar Rp 63 Miliar, mengundang reaksi Wakil Ketua DPRD PPU, Syahruddin M Noor.

Apalagi dalam mengatasi defisit tersebut, Pemerintah Daerah mulai mengambil ancang-ancang untuk melakukan pengurangan volume sebagai opsi pertama dan opsi kedua tetap berjalan sesuai program namun pembayaran dilakukan terlambat.

Kepada Harian PPU, Syahruddin M Noor mengatakan, sebenarnya terkait defisit ini belum dapat pihaknya simpulkan lantaran belum masuk dalam pembahasan di DPRD. Namun bila memang terjadi defisit anggaran sesuai sejumlah pemberitaan yang ada, sejatinya pemerintah daerah tak perlu melakukan pengurangan volume di sejumlah program yang ada.

“Kami rasa banyak cara lah untuk mengatasi defisit tak mesti melakukan pengurangan volume, kecuali seperti perjalanan dinas bisa saja, tapi kalau proyek pembangunan, jangan lah. karena bukan proyek multi eyers,” paparnya.

Lanjut Syahrudin menegaskan, dibanding harus mengurangi volume program yang ada. Pihaknya lebih mendukung pemerintah daerah untuk tidak melaksanakan program yang ada, bila memang terkendala keuangan.

“Dari pada volumenya dikurangi, sebaiknya tidak usah dijalankan sekalian kalau memang program tersebut bersifat pembangunan,” tegas Syahruddin.

Selain itu ditambahkan Syahrudin, sembari menunggu kepastian anggaran pihaknya mengajak pemerintah daerah untuk duduk bersama membahas APBD-P dan mencari solusi bersama untuk mengatasi defisit anggaran bila memang terjadi tanpa harus melakukan pengurangan volume.

“Banyak cara lah, yang penting coba kita duduk bersana untuk sama sama mencari solusi yang tepat,” tutupnya.

Reporter : Riadi Saputra

Editor      : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here