Enggan Rasionalisasi, Alimuddin : Pengurangan Volume atau Pembayaran Terlambat

0
662

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Lantaran diprediksi terjadi penurunan anggaran dalam APBD-Perubahan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2019, sebesar 63 Miliar. Kini Pemerintah Daerah perlu mencari solusi yang tepat untuk mengatasi defisit anggaran tersebut.

Kepala Bapelitbang Kabupaten PPU Alimuddin yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya telah menentukan sejumlah opsi pilihan yang akan diambil dalam mengatasi defisit anggaran yang nantinya terjadi ditengah berjalannya sejumlah program yang ada.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah langka yang akan dipilih diantaranya, bila memang memlihat defisit anggaran didepan tentu rasionalisasi menjadi pilihan. Namun kami berupaya agar tak dilakukannya rasionalisasi,” beber Alimuddin.

Lanjut Alimuddin menyatakan, dengan tak dilakukannya rasionalisasi maka pihaknya memiliki dua pilihan seperti melakukan pengurangan volume pekerjaan atau opsi kedua tetap menjalankan sejumlah program sesuai dengan anggaran yang ada namun untuk pembayarannya dilakukan sedikit terlambat.

“Sebenarnya tanpa melakukan rasionalisasi semua bisa tetap berjalan sesuai program yang telah ada di APBD-Murni 2019, hanya saja memang pilihannya pengurangan volume atau pembayaran yang dilakukan terlambat,” terangnya.

Namun meski demikian, diucapkan Alimuddin pihaknya tetap optimistis semua akan tetap berjalan sesuai target pemerintah daerah.

“Kita tetap optimis, tentunya banyak cara kita melakukan sejumlah pekerjaan yang ada,” tutupnya.

Dan untuk diketahui, dari defisit anggaran yang ditafsir mencapai 63 M, tersebut. Belum termaksud penambahan program di APBD-Perubahan seperti bonus untuk Atlet Porprov dan Biaya Seragam Gratis yang rencananya dialokasikan dalam APBD Perubahan.

Reporter : Riadi Saputra

Editor      : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here