Jelang Libur Idul Fitri 1440 H, Pemkab PPU Tidak Toleransi ASN Bolos

0
270

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Memasuki libur dan cuti bersama dalam rangka Idul Fitri 1440 Hijriah Tahun 2019, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar, menegaskan kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkab PPU agar melaksanakan ketentuan libur yang telah ditetapkan.

Perihal ini disampaikan Tohar kepada ratusan ASN dilingkungan Sekkab PPU saat apel pagi, Rabu, (29/5/2019). Dikatakan dia, ketentuan libur dan cuti bersama Tahun 2019 telah ditetapkan dalam Keputusan Presiden yaitu pada tanggal, 3, 4 dan 7 Juni 2019 (Senin, Selasa dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Kemudian plus libur Sabtu, Minggu selanjutnya PNS maupun THL wajib kembali masuk kerja pada Tanggal, 10 Juni 2019 mendatang.

“Bila ini sudah digariskan secara tegas eksklusif, maka tidak ada lagi yang bisa bijaksana untuk ini, kecuali memang ada persoalan yang dapat dipertanggungjawabkan, pertama karena kemudharotannya kemudian memang karena sangat urgensi, itu yang dapat kita toleransi,” tegas Tohar.

Tohar berharap, jangan selalu dibiasakan memberikan beban tanggung jawab kepada pimpinan, tetapi biasakan penggang tangung jawab masing-masing individu. Artinya pemerintah sudah memandang ini ada celah secara individu dalam pelaksanaannya, tetapi secara organisasi pimpinan tetap bertanggung jawab.

“Kita tidak mungkin melakukan pengawasan instansi dari ujung ke ujung karena kita jumlahnya banyak. Oleh karena itu kami memandang kita sudah sama-sama dewasa tidak perlu di plototin secara detail, tetapi laksanakanlah tanggung jawab itu dari diri kita masing-masing,” pinta dia.

“Oleh karena itu keluarga besar Sekkab PPU, tolong bisa menyesuaikan. Disinilah yang sering kami sampaikan. Mari kita integrasikan kepentingan pribadi diatas kepentingan organisasi. Bila organisasi punya aturan kita harus bisa menyesuaikannya,” tambahnya.

Tohar juga mengingatkan untuk keamanan bersama, sebelum memasuki libur panjang agar mematikan seluruh alat elektronik di Bagian ataupun Kantor masing-masing. Kemudian terkait kebersihan diupayakan agar jika ditemukan sisa-sisa makanan sebelum meninggalkan kantor harus dikeluarkan atau dibersihkan sehingga ketika masuk tidak ada lagi aroma kurang enak dijumpai.

“Ini merupakan tindakan antisifasi kita bersama sebelum pelaksanaan libur panjang sehingga diharapkan tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan sepanjang libur panjang ini,” pungkasnya.

Sumber : Humas 6/ Subur P

Editor     : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here