PR Pengembangan Maritim Dalam Kabinet Baru Jkw-Ma’ruf

0
360

HARIANPPU.ONLINE,JAKARTA- Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) bersama Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (DPP HMPI) menggelar diskusi publik bertema Membaca Kabinet Jokowi-Ma’ruf dan prospek pengembangan wilayah kepulauan dan pesisir pada sabtu, 25 Mei 2019 di kafe Upnormal, raden saleh jakarta pusat.

Acara dihadiri narasumber oleh Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulisa sekaligus sebagai wakil sekjen Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan pesisir seluruh indonesia (Aspeksindo).

Kegiatan tersebut juga turut hadir pakar kemaritiman dan menteri kelautan dan perikanan periode 2001 – 2004, Rochmin Dahuri.

Pembicara lain dari unsur pemuda adalah Haris Pertama selaku Ketua Umum DPP KNPI, Andi Fajar Asti selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) dan akademisi dari universitas khaerun, Yanuardi Syukur.

Pada kesempatan itu, Tagop Sudarsono mengatakan jika sektor maritim mau maju cepat maka selayaknyalah menteri koodinator bidang maritim adalah orang yang paham betul dunia maritim. Ini menjadi rekomendasi kami sebagai masyarakat kepulauan dan pesisir.

Selanjutnya, Rochmin Dahuri yang juga ketua dewan pakar aspeksindo menegaskan bahwa sektor maritim kita, jika dikelola dengan maksimal maka kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pesisir dapat diwujudkan. Tentunya dengan mendorong industri ke wilayah kepulauan adalah kuncinya.

“Kedepan memang banyak PR untuk pemerintahan yang baru, salah satunya untuk memaksimalkan sektor ke maritiman,” ucapnya.

Sedangkan menurut Andi Fajar Asti, pemerintah juga perlu mendorong pemuda untuk ikut terlibat aktif. Tentu dengan ditunjang teknologi yang mempuni di era 4.0 ini.

“Gagasan maritim harus mengajak anak muda terlibat aktif. Di era digitalisasi 4.0 ini, kita harus banyak melakukan perubahan dan adaptasi teknologi. Khususnya teknologi budidaya perikanan. Dengan cara ini, maka jaminan kebutuhan pangan laut bisa dijawab,” lugas Andi Fajar Asti.

Sumber : Aspeksindo

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here