Disdikpora Keluarkan Surat Himbauan Larangan Jual Seragam

0
711

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Meski Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dalam masa jabatan Bupati Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Wakil Bupati Hamdam telah menjamin biaya seragam siswa di tingkat SD dan SMP.

Namun memasuki masa penerimaan siswa baru, tahun ini. Masih ada sejumlah sekolah negeri yang menarik biaya seragam sekolah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Marjani mengatakan, pasca pihaknya menerima adanya sejumlah informasi sekolah yang masih melakukan penarikan biaya seragam.

Pihaknya langsung mengeluarkan surat edaran, terkait himbauan sekolah negeri untuk tidak menjual seragam.

“Kami sudah bersurat untuk menghimbau ke sekolah negeri untuk tidak menjual seragam,” tegas Marjani saat dikonfirmasi, Senin (20-Mei-2019).

Pasalnya dibeberkan Marjani, meski untuk awal-awal penerimaan siswa hanya diberikan baju putih merah, baju putih biru, baju pramuka dan tas. Namun pemerintah daerah akan tetap memenuhi yang telah dijanjikan, dengan mengupayakan anggaran tambahan pada APBD-Perubahan, untuk seragam batik, olahraga dan atribut sekolah lain.

“Untuk sementara, siswa tidak masalah kalau tidak membeli seragam seperti olahraga maupun batik. Karena kami tengah berupaya agar nanti diperubahan diberikan anggaran tambahan untuk seragam siswa SD maupun SMP,” ungkapnya.

“Jadi orang tua tidak perlu khawatir, dan pihak sekolah kami harapkan tidak mewajibkan. Terkecuali adanya kesepakatan antara kedua bela pihak,” tutupnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here