AGM Hadiri Rencana Program Penurunan Emisi

0
473

HARIANPPU.ONLINE,SAMARINDA- Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud (AGM) menghadiri acara Rencana Pelaksanaan Program Penurunan Emisi Kerangka Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund Kalimantan Timur (Kaltim) di Ruang Rapat Ruhui Rahayu Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/05/19).

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Plt. Sekretaris Propinsi Kaltim Meiliana dan dihadiri oleh Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Emma Rachmawati, Perwakilan dari World Bank, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Prop. Kaltim, Bupati/Walikota, Kepala Bapelitbang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Pemerintahan Desa dan tokoh adat se- Kaltim.

Dalam sambutan Gubernur Kaltim Isran Noor, yang dibacakan oleh Sekprov Kaltim Meiliana disampaikan bahwa atas nama pribadi dan masyarakat Kaltim, Gubernur Kaltim menyambut baik dan mendukung rencana pelaksanaan program penurunan emisi berbasis kinerja yang pertama di Indonesia melalui pendanaan dari FCPF Carbon Fund.

Program ini sejalan dengan salah satu misi Kaltim yaitu berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, kebijakan dan program terkait penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan ini juga telah tertuang pada dokumen ERPD FCPF Carbon Fund yang merupakan bagian Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kaltim 2018-2023.

Sementara itu, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Emma Rachmawati menyampaikan terimakasih kepada pemerintah provinsi Kaltim yang telah mendukung penuh program penurunan emisi ini. Bahkan, Kaltim merupakan provinsi yang paling awal melaksanakan program penurunan emisi dan satu-satunya propinsi di Indonesia yang telah memiliki Peraturan Gubernur yang mengatur tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Propinsi Kaltim.

Perlu diketahui, Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Pemerintah Provinsi Kaltim, juga telah mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan
Dokumen Program Penurunan Emisi (Emission Reduction Program Document, ERPD) Provinsi Kaltim yang sebelumnya telah diserahkan kepada Bank Dunia selaku pengelola dana hibah dalam kerangka program REDD+ yang didanai FCPF, di hadapan para donor pada acara Carbon Fund Meeting ke-19 yang diselenggarakan pada tanggal 5–7 Februari 2019 di Washington DC, Amerika Serikat. Saat ini dokumen tersebut telah memasuki tahap akhir untuk mencapai persetujuan donor sebagai penerima dana hibah pelaksanaan program penurunan emisi yang didanai oleh FCPF Carbon Fund.H

Sumber : Humas05/ Ike

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here