Gara-gara AGM, Musrenbang Kaltim Sempat Memanas

0
1737

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Musrenbang Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar, Rabu,  (10/4/2019) kemarin,  di Lamin Etam Kantor Gubernur,  Samarinda. Sempat memanas dikarenakan Bupati Panajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM).

Pasalnya dalam kesempatan tersebut AGM meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kaltim menegur Pemerintah Kota Balikpapan yang dianggap tak serius membangun penyambungan Jembatan Pulau Balang di wilayahnya. 

“Mohon pemerintah pusat, pemerintah provinsi, mungkin ditegur-tegur juga Pemkot Balikpapan. Karena kami melihat Pemkot Balikpapan seperti tidak ikhlas menyambungkan Balikpapan dengan PPU,” ujar AGM. 

Dengan dihadiri langsung Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh serta seluruh Forkopimda se Kaltim, AGM membeberkan dalam musrenbang tersebut, dirinya bahkan memakai uang pribadi menyewa helikopter untuk memantau pembangunan jembatan yang memiliki panjang 1.750 meter.

“Jembatan Pulau Balang sudah mulai menyambung dari PPU. Tetapi, tidak ada kegiatan sama sekali di Balikpapan. Saya sesekali menyewa helikopter melihat sendiri pak,” ungkapnya.

Lanjut AGM mengatakan pihaknya menginginkan jembatan Pulau Balang lekas berfungsi. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian daerah dan membantu arus barang seperti hasil pertanian dan perkebunan bisa dipasarkan.

“Suatu perekonomian bisa meningkat itu bukan karena program-program semata. Tapi, bagaimana infrastruktur yang baik terkoneksi antara suatu Kabupaten Kota dengan Kabupaten Kota lainnya,” terang AGM.

Selain itu AGM juga memaparkan Hingga 2 September 2018, jembatan pulau Balang progress pembangunan sudah mencapai 58,23. Dengan serapan dananya 60,48 persen dari total nilai kontrak Rp 1,33 triliun dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Oleh sebab itu dirinya menegaskan siapa saja yang menolak Pembangunan Jembatan PPU-Balikpapan itu “Katrok”.

“Siapa yang menolak pembangunan Jembatan yang menghubungkan antara Penajam dan Balikpapan itu orang Katrok dan tidak mau melihat Kaltim ini semakin maju khususnya Penajam dan Balikpapan,” tandas AGM.

Reporter : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here