Isran Tolak Penandatanganan Kesepakatan PI Antara PPU dan Provinsi

0
313

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat menghadiri Hari Jadi Kabupaten PPU Ke-17 menolak menandatangani kesepakatan pembagian Participating Interest (PI) 10 persen antara Pemprov Kaltim dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), antara Isran Noor dan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) yang didampingi Ketua DPRD PPU Nanang Ali serta Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf.

Saat dikonfirmasi Penolakan tersebut, diungkapkan Isran Noor, bukan karena adanya ketidak terimaan pihaknya atas pembagian. Hanya saja memang perlu adanya revisi dalam berkas tersebut.

“Kok cuma tiga lembar, ini MoU atau kesepakatan? Kalau kesepakatan saya tak mau tanda tangan, saya belum tau isinya ini apa,” cetus Isran saat hendak menandatangani MoU.

Meski sejumlah pejabat Pemprov Kaltim maupun PPU ikut menjelaskan kepada Isran Noor tetapi ia tetap menolak tak mau menandatangani berkas tersebut karena menurutnya tidak ada aturan mengenai pembagian PI antara Provinsi dan Kabupaten/Kota tetapi ia kembali menolaknya.

“Kalau ini MoU saya akan langsung tanda tangani tetapi di sini bahasanya kesepakatan kerja sama,” lanjutnya.

“Oleh sebab itu perlu dilakukan revisi, baru saya mau untuk melakukan penandatangan dan isinya pun bukan kesepakatan, ” ucapnya.

Dan atas aksinya tersebut, sebelum mengakhiri wawancara Isran Noor juga meminta agar Media yang hadir tidak memperkeru kondisi tersebut.

“Wartawan tolong beritanya jangan di goreng,” tutupnya sembari mengakhiri wawancara.

Reporter : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here