Soal THL, Jamal Sebut DPRD dan Pemkab Perlu Duduk Bersama

0
329

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Dengan adanya aturan baru dalam penerimaan tenaga honorer, yang akan diwujudkan dalam P3K atau Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja, sekitar 2500 tenaga harian lepas (THL) dilingkungan pemerintah Kabuapaten Penajam Paser Utara (PPU) memang terancam akan dirumahkan.

Pasalnya dari jumlah keseluruhan 3200 THL hanya 700 kuota yang disiapkan untuk penerimaan P3K berdasarkan bobot kerja yang ada di sejumlah OPD.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Fraksi partai Golkar, Jamaluddin mengatakan, melihat sejauh ini pihaknya mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah daerah. namun memang perlu adanya duduk bersama antara eksekutif dan legislatif dalam mengatasi persoalan THL ini.

“Sangat disayangkan sebenarnya bila harus merumahkan 2500 THL yang ada, namun kami mengapresiasi juga perjuangan yang dilakukan bupati untuk THL ini. Hanya saja memang perlu kordinasi antara eksekutif untuk memperjuangkan bersama-sama,” ujarnya.

Lanjut diungkapkan Jamaluddin, yang juga menjadi Anggota Pansus RPJMD Bupati, menyampaikan bila 2500 THL dirumahkan tentu akan bertentangan dengan RPJMD yang dimiliki pemerintah daerah sekarang. Pasalnya jelas dalam RPJMD pemerintah menginginkan mengurangi angka pengangguran.

“Apalagi dalam RPJMD yang dimiliki bupati, ingin mengurangi angka pengangguran, tentu akan bertolak belakang,” tegasnya.

Oleh sebab itu pihaknya berharap adanya kordinasi yang terbangun antara DPRD dan Pemerintah daerah untuk menemukan solusi yang terbaik untuk para THL yang selama ini diketahui merupakan putra-putri asli daerah.

Apalagi perwujudtan THL merupakan salah satu pemerkasa dalam pemekaran PPU untuk mengurangi angka pengangguran di daerah selama ini.

“Dan kami pun dari Fraksi Golkar kedepan siap membantu bila memang nantinya membutuhkan anggaran tambahan, melalui dana Pokir yang dimiliki anggota DPRD. Seperti yang sebelumnya sempat saya lakukan dibeberapa OPD,” terangnya.
“Tentunya bila kami kembali terpilih,” tutupnya.

Reporter : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here