Inspektorat Tegaskan Dampak Korupsi di PPU

0
207

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Kepala Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Haeran Yusni saat dalam sambutannya di “Seminar Integrasi Upaya Pencegahab Korupsi dan Pembudayaan Karakter Anti Korupsi di Hotel Kalimantan , Selasa, (18/12/2018), menegaskan dampak korupsi.

“Salah satu dampak korupsi adalah kecenderungan pengusaha yang memutuskan untuk tidak menanamkan modalnya di daerah, karena tingginya biaya transaksi yang berkaitan dengan proses di birokrasi,” terang Haeran.

Selain itu ia juga menambahkan korupsi juga berdampak pada laju perkembangan perekonomian derah sehingga berjalan lambat serta berkurangnya tenaga kerja sehingga mengakibatkan tingginya angka pengangguran. Korupsi juga berimplikasi terhadap aspek sosial dimana korupsi telah merasuk dalam kehidupan masyarakat bahkan masyarakat ikut dalam lingkaran korupsi.

“Kita harus melakukan penindakan, dengan melakukan pencegahan dengan pembudayaan karakter anti korupsi harus terus menerus dilaksanakan baik itu dilingkungan penerintahan maupun dilingkungan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam upaya memberantas korupsi korupsi Haeran menambahkan harus ada intergrasi antara pencegahan dan penindakan, karena pemberantasan korupsi akan sia-sia hanya di lakukan penindakan setelah korupsi itu terjadi. Karena itu pihaknya sangat mendukung adanya gerakan anti korupsi.

“Korupsi itu kejahatan kemanusiaan yang luar biasa, perlu tata kelola pemerintah yang bersih dan berwibawa mengedepankan akuntabilitas dalam semua bidang,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor      : MR Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here