Setelah Penajam, Kini Giliran Sepaku Diterjang Banjir

0
137

HARIANPPU.ONLINE, SEPAKU – Setelah banjir di Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko, kini terjangan banjir kembali melanda Desa Bukit Raya, Desa Sukaraja, Desa Bumi Harapan dan Kelurahan Sepaku Kecamatan Sepaku Kabuputen Penajam Paser Utara (PPU).

Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dan lama pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018 sejak pukul 02.30 Wita dini hari hingga pagi hari bersamaan dengan pasut air laut.

Saat dijumpai Kasubid Peralatan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, sabtu (1/12/2018) mengatakan, dari data pihaknya sebanyak 225 Kepala Keluarga (KK) di Desa Bukit Raya korban terdampak, di RT, 1,2,5,6,7,8 dan 10 sertq Korban terdampak Longsor Keluarga Heri Heyadi (35 Tahun): 1 KK 4 Jiwa sebagai penyewa rumah (pemilik Bapak imam) Rumah Rusak Ringan Keluarga Bapak Catur Dwi Pramono (38 tahun): 1 KK 3 Jiwa, Keterangan: 1 Rumah Rusak Berat.

“Di Kelurahan Sepaku ada 78 KK korban banjir dimana di RT,4,5,6 dan 7 sedangkan di Desa Sukaraja tepatnya di RT 25 ada 28 KK,”terang Nurlaila.

Nurlaila menambahkan di Desa Bumi Harapan Sekolah Dasar 020 Sepaku terendam dan Sawah kurang lebih hektar terendam banjir, Kantor Desa Bumi Harapan pun banjir di Patok 8 RT 1 (Desa Sukaraja) badan jalan mengalami penurunan karena gorong – gorongnya amblas, kemungkinan penyebab sempitnya gorong – gorong sehingga tidak dapat menampung volume air dan arus yang deras serta pintu air yang ada diarea tersebut tidak berfungsi.

“Di Patok 52 RT 20 (Desa Sukaraja) potensi jalan Negara terputus, akibat gorong – gorongnya patah,”lanjutnya.

Lanjut Nurlaila setelah menerima informasi, BPBD Kabupaten PPU bersama seluruh tim langsung melakukan pengerahan personil dan peralatan ke Kecamatan Sepaku untuk melakukan penanganan dan pihaknya berkoordinasi dengan Aparat Desa yang terdampak untuk melakukan pendataan dan mitigasi bencana dan lain -lain penanganan kemungkinan potensi dampak yang akan terjadi kemudian.

“Kita juga melakukan koordinasi dengan PT. IHM untuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi korban terdampak yang belum bisa melakukan aktifitas permasakan serta identifikasi lapangan berupa pemantauan ke beberapa gorong – gorong yang berpotensi amblas,”ucapnya.

Dijelaskan Nurlaila di Kelurahan Sepaku dan Desa Sukaraja tepatnya di RT 25 air cenderung mulai naik, Satgas BPBD PPU melakukan pemasangan lintasan rigging untuk memudahkan evakuasi warga. Saat ini pihaknya melakukan distribusi logistik dari PT. IHM dan sedang berlangsung.

“Kami tetap melakukan pemantauan di beberapa titik banjir yang masih berpotensi mengalami kenaikan tinggi muka air,”pungkasnya.

Tim di Lapangan, BPBD 15 Personil ,Koramil Sepaku 5 Personil, Satpol PP 5 Personil, Bhabinkamtibmas, Aparat Desa dan Kelurahan di Kecamatan Sepaku yang terdampak, Pramuka, Senkom Sepaku dan EHS PT. IHM.

Reporter : Hamaruddin

Armada yang digunakan dipergunakan Mobil RTU BPBD PPU 2 Unit, Mobil Ops Koramil Sepaku, Mobil Ops Bukit Raya, R2 Bhabinkamtibmas dan Mobil Ops PT IHM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here