Ratusan Rumah Warga Bukit Subur Terendam Banjir

0
202

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Ratusan Kepala Keluarga (KK) dari lima RT di Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah mereka.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Penyebab banjir akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, Kamis (29/11/2018) kemarin. Kemudian diketahui selanjutnya bahwa terdapat aktifitas pengerukan tanah oleh PT. Belantara Subur dengan melakukan aktifitas pengerukan tanah yang berada di hulu sungai tersebut untuk persiapan tanam pohon sengon dan sudah dilakukan pengerukan seluas +/-100 Ha, yang mengakibatkan kurangnya resapan air.

Kasubdit Peralatan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, Jum’at (30/11/2018) korban yang terdampak di Desa Bukit Subur di RT 1 ada 17 KK, RT 2 ada 22 KK, RT 3 ada 10 KK, RT 4 ada 26 KK, RT 5 ada 9 KK, RT 6 ada 27 KK, RT 7 ada 3 KK dan RT 10 ada 9KK .

“Didesa Bukit Subur ada 123 Kepala Keluarga yanh terdampak sedangkan untuk Kelurahan Riko hanya di RT 4 sebanyak 12 Kepala Keluarga,”terang Nurlaila.

Dikatakan Nurlaila selain itu fasilitas umum juga terkena dampak dan cukup parah banjir yakni 2 jembatan di Kelurahan Riko tepatnya di RT 4. Jembatan pertama putus sehingga akses jalan terputus dan Jembatan keduapun mengalami penurunan badan jembatan atau hampir amblas

“Setelah menerima informasi kami dari pihak BPBD bersama seluruh tim langsung melakukan pemantauan lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat dan langsung berkoordinasi dengan Aparat Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko untuk giat mitigasi bencana,”lanjutnya.

Nurlaila menambahkan terkait kebutuhan penanganan dampak yang ditimbulkan yang berhubungan langsung dengan fasilitas atu akses masyarakat pihaknyq segera melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan PT. Belantara Subur.

“BPBD melalui Pusdalops BPBD akan melakukan pemantauan lanjutan di Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko mengingat musim penghujan akan mencapai puncaknya di akhir bulan Desembet sampai Januari,”paparnya.

Selain itu sinyal jaringan telepon seluler sangat susah sehingga memperlambat proses pelaporan Satgas dilapangan ke Pusdalops BPBD PPU

“Kami di bantu Danramil Penajam sebanyak 5 personil ,BPBD 5 Personil ,Satpol PP 5 Personil, Bhabinkamtibmas ,petugas PLN 2 Personil dan Aparat Desa Bukit Subur dan Kelurahan Riko,”pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here