ADD Rp 300 Milyar, AGM Ajak 12 Desa Kab. Paser Pindah

0
1629

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelontorkan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 300 milliar untuk 54 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten PPU agar pembangunan dari desa ke Kabupaten bisa merata.

“APBD Tahun 2019 kita sebesar Rp1,50 triliun lebih , mengalami kenaikan sebesar  Rp. 209,23 milliar lebih , sehingga untuk tahun depan ADD dapat meningkat menjadi Rp 300 milliar untuk 54 desa/kelurahan segera,dengan harapan APBD kita terus naik tiap tahunnya,” terang AGM.

Dengan ADD sebesar Rp 300 milliar untuk 54 desa/kelurahan pertahunnya harapan AGM dalam 5 Tahun kedepan semua infrastruktur baik di desa/kelurahan maupun di Kota Kabupaten semuanya akan terkoneksi.

Tak hanya itu, terkait pemekaran AGM membeberkan terhitung sejak 2016, ada 14 proposal usulan pemekaran desa yang masuk ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU. Ditambah dengan delapan kelurahan yang mengajukan perubahan status menjadi desa. Alasannya mengincar ADD dari pemerintah daerah maupun Dana Desa dari pemerintah pusat menyikapi hal tersebut AGM menghimbau untuk tidak melakukan pemekaran untuk desa maupun kelurahan.

“Kelurahan maupun desa itu merasa tidak ada perhatian atau tidak dibangun, maka dari itu mereka ingin memekarkan wilayahnya, dengan anggaran Rp 300 milliar yang akan dibagikan ke 54 desa maupun kelurahan tentu mereka bisa membangun, jika dimekarkan lagi tentu anggarannya akan berkurang,”paparnya

Dikatakan AGM dirinya justru lebih membuka pintu lebar-lebar bagi 12 desa yang ada di Wilayah Kabupaten Paser untuk bergabung di Kabupaten PPU dari pada pemekaran desa maupun menjadikan status desa menjadi kelurahan.

“Saya rasa jangan memekarkan, karena anggaran Rp 300 milliar itu tentu desa maupun kelurahan bisa membangun, cukup hanya 54 Kelurahan/Desa. Lebih baik 12 desa di Kabupaten Paser itu bergabung ke PPU. Itu yang lebih bagus,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here