“Asik” Meski Terkendala Pengadilan di PPU Mulai Beroperasi

0
244

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM – Dalam rangka mendekatkan pelayanan pengadilan kepada masyarakat pencari keadilan (Access to Justice), Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia M. Hatta Ali meresmikan operasionalisasi 85 Pengadilan baru di seluruh Indonesia, pada Hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 lalu di Melounguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Dari 85 pengadilan baru tersebut salah satunya Pengadilan Negeri Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Menurut Wakil Ketua Pengadlian Negeri PPU Ani Istirochah kepada HARIANPPU.ONLINE, Senin (29/10/2018) mengatakan dibentuknya pengadilan baru, daerah-daerah yang awalnya secara geografis berada sangat jauh dari kantor pengadilan karena berada di wilayah ibukota kabupaten (Kabupaten Paser) yang dimekarkan sehingga menyulitkan masyarakat pencari keadilan.

“Saat ini sudah tidak lagi menjadi kendala utama, masyarakat PPU tidak lagi mengeluarkan biaya yang besar untuk menuju ke pengadilan di Kabupaten Paser karena PPU sudah punya Pengadilan Negeri sendiri,”katanya.

Karena keterbatasan anggaran dari MA baik sarana maupun prasarana untuk membantu masyarakat dalan mencari keadilan serta membantu pemerintah daerah pihak Pengadilan Negeri PPU meminta bantuan kepada pemerintah daerah PPU.

“Walaupun ditengah keterbatasan saranan yang ada, kami tetap membuka dan mersemikan Pengadilan Negeri PPU, Pemda PPU sudah melakukan MoU dengan MA, kesanggupannya meminjamkan gedung serta meminjamkan kendaraan untuk mobilitas kantor sampai MA mengediakan anggaran sendiri, insya Allah tahun depan,”lanjutnya.

Dikatakatan Ani Istirochah meskipun meminjam pihaknya tidak mengikat independesi dalam memutus perkara, dan masyarakat tidak perlu kwatir pihaknya tetap mandiri dalam memutuskan perkara walaupun sementara ini di support pemerintah daerah.

“Kami dilantik hari Jumat kemarin tanggal 26 Oktober di Pengadilan Tinggi, Samarinda, dan kami sudah mulai berkantor hari ini, jadi mohon dimaklumi jika masih ada keterbatasan,”paparnya.

Sementara itu Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) mengatakan cukup gembira dengan adanya Pengadilan Negeri di PPU, karena masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh-jauh ke Kabupaten Paser, termasuk resiko perjalansn pun harus diperhitungkan.

“Alhamdulillah Pengadilan Negeri bisa hadir di PPU, dan semoga menjadi mamfaat yang baik untuk Kabupaten kita,”pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor : Riadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here