Soal Kenaikan Tarif Air Baku, DPRD PPU Angkat Bicara

0
262

HARIANPPU.ONLINE, PENAJAM –Pasca rencana PDAM Danum Taka, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk menaikan tarif dasar air baku. DPRD PPU, melalui Komisi III akhirnya merespon rencana tersebut.

Jamaluddin, Sekretaris komisi III yang dijumpai mengatakan, rencana kenaikan dasar air baku tersebut sama sekali pihaknya tak ketahui, dan pihaknya sangat menyayangkan bila tak ada komunikasi yang terbangun untuk merumuskan persolan yang kini di hadapi PDAM Danum Taka.

“Memang bukan kewajiban, tetapi alangka baiknya sebelum melakukan kenaikan tarif PDAM Danum taka berkomunikasi bersama kami. karena tak menutup kemungkinan kami membantu mencarikan solusi anggaran,” terang Jamal.

Pasalnya dibeberkan Jamal, bila berbicara kenaikan tarif dari Rp 3.300 per meter kubik menjadi 5.300 per meter kubik akan begitu terasa di masyarakat meski dilakukan secara bertahap. Apalagi mengingat kondisi ekonomi daerah yang tengah menurun.

“Kenaikan tarif ini, akan cukup memberat masyarakat. Khusunya yang berada di golongan menengah kebawah, oleh sebab itu kami berencana untuk berkomunikasi dengan PDAM terkait rencana kenaikan tarif tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya dalam pemberitaan Harian PPU, perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka  Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali mengusulkan kenaikan tarif dasar air bersih sebesar 70 persen.

Dimana usulan kenaikan tersebut dikarenakan, penjualan air bersih PDAM terus merugi. Pasalnya harga jual air per meter kubik nya masih di bawah harga pokok. Oleh sebab itu, PDAM mengusulkan agar harga jual airnya bisa disamakan dengan harga pokok air per m3.

Direktur PDAM Danum Taka M Taufik yang dikonfirmasi mengatakan, usulan kenaikan tarif 70 persen itu dari tarif yang berlaku saat ini Rp3.300 per meter kubik.

Reporter : Hamarudin

Editor : Riadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here