Evaluasi Kerja Sama Buntago, Paser dan Tabalong Sepakat Jalin Kerja Sama yang Baru

0
232

HarianPPU.Online, TANA PASER – Paser dan Tabalong sepakat untuk menjalin kerja sama pembangunan dan kesepakatan ini akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) kedua belah pihak, dan akan ditandatangani kedua bupati dalam waktu dekat. Kepastian ini diperoleh saat rapat persiapan kerja sama yang berlangsung di kantor Bupati Tabalong, Kamis (13/9), yang dihadiri Sekda Paser AS Fathur Rahman bersama tim kerja sama.

Pada kesempatan ini, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengatakan bahwa kerja sama yang disusun ini harus mencakup berbagai bidang yang lebih luas sehingga masing-masing Perangkat Daerah dari kedua daerah bisa mengembangkannya dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Anang juga mengingatkan Paser dan Tabalong untuk melakukan evaluasi terhadap kerja sama yang dilakukan kedua daerah lebih sepuluh tahun yang lalu. “Waktu itu saya kepala Bappeda Tabalong, bersama dengan Kepala Bappeda Paser Yusran Aspar (kini Bupati PPU) menyepakati MoU pembangunan,” kenang Anang.

“Waktu itu awalnya hanya dua kabupaten, lalu masuk Buntok mewakili Kalimantan Tengah, sehingga terciptalah Buntago, yaitu Buntok, Tabalong dan Tanah Grogot, yang kemudian berkembanng menjadi 12 kabupaten. Jadi kalau ada kerja sama kali ini, kita tidak mulai dari nol, melainkan melanjutkan yang sudah ada,” tutur Anang lagi.

Perkembangan kerja sama Buntago dari 2001 ke 2006 ini mendapat sambutan positif dari Paser, karena Sekda AS Fathur Rahman saat itu menjabat Sekretaris Bappeda dan Kepala Bappeda, sementara Kepala Bagian Pemerintahan Irwan Suryani yang juga hadir pada pertemuan ini menjabat sebagai Kepala Bidang Prasarana di Bappeda pada waktu itu.

Untuk kerja sama kali ini, sebenarnya inisiatornya adalah Dinas Kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit malaria. Namun tim kerja sama kedua daerah sepakat untuk mengembangkannya menjadi lebih luas, dengan nama kerja sama pembangunan.

“Nanti Dinas Kesehatan atau instansi lain yang terkait akan menyusun PKS, dan kalau bisa dokumennya diselesaikan bersama dengan MoU, sehingga penandatangannnya bisa bersamaan, paling tidak tiga PKS,” kata Sekda, yang juga selaku ketua tim kerja sama Paser. 

Selain Sekda dan Kabag Pemerintahan, hadir pula Asisten Umum Arif Rahman, Sekretaris Dinas Kesehatan Yasriansyah, Pimpinan Puskesmas Muara Komam Anang Jarkani, Kasubbag Humas dan Kerjasama Abdul Kadir. 

Sumber : Humas Paser

Editor    : Hamaruddin

Bupati PPU) menyepakati MoU pembangunan,” kenang Anang.

“Waktu itu awalnya hanya dua kabupaten, lalu masuk Buntok mewakili Kalimantan Tengah, sehingga terciptalah Buntago, yaitu Buntok, Tabalong dan Tanah Grogot, yang kemudian berkembanng menjadi 12 kabupaten. Jadi kalau ada kerja sama kali ini, kita tidak mulai dari nol, melainkan melanjutkan yang sudah ada,” tutur Anang lagi.

Perkembangan kerja sama Buntago dari 2001 ke 2006 ini mendapat sambutan positif dari Paser, karena Sekda AS Fathur Rahman saat itu menjabat Sekretaris Bappeda dan Kepala Bappeda, sementara Kepala Bagian Pemerintahan Irwan Suryani yang juga hadir pada pertemuan ini menjabat sebagai Kepala Bidang Prasarana di Bappeda pada waktu itu.

Untuk kerja sama kali ini, sebenarnya inisiatornya adalah Dinas Kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit malaria. Namun tim kerja sama kedua daerah sepakat untuk mengembangkannya menjadi lebih luas, dengan nama kerja sama pembangunan.

“Nanti Dinas Kesehatan atau instansi lain yang terkait akan menyusun PKS, dan kalau bisa dokumennya diselesaikan bersama dengan MoU, sehingga penandatangannnya bisa bersamaan, paling tidak tiga PKS,” kata Sekda, yang juga selaku ketua tim kerja sama Paser. 

Selain Sekda dan Kabag Pemerintahan, hadir pula Asisten Umum Arif Rahman, Sekretaris Dinas Kesehatan Yasriansyah, Pimpinan Puskesmas Muara Komam Anang Jarkani, Kasubbag Humas dan Kerja Sama Abdul Kadir. 

Sumber : Humas Paser

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here